LANGKAT | Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Langkat Tiorita Br. Surbakti SH menyerahkan simbolis bantuan program Z-Chicken di Kantor Baznas, Stabat Kabupaten Langkat. Rabu (22/7/2026).
Penyerahan bantuan sekaligus melepas Dai Mualaf bersama Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI, Dr. Ir. Sodik Mudjahid, SC, yang akan bertugas di Kecamatan Sei Bingai.
Program Z-Chicken merupakan program pemberdayaan ekonomi berbasis zakat yang digagas Baznas RI untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui usaha kuliner ayam goreng.
Untuk di Kabupaten Langkat, sebanyak 30 masyarakat penerima manfaat memperoleh bantuan modal usaha berupa gerobak, peralatan pendukung, serta pelatihan lengkap mulai dari teknik pemotongan ayam, pengolahan, menjaga kualitas rasa hingga strategi pemasaran dan penjualan.
Program pertama di Provinsi Sumatera Utara ini selain memberikan bantuan materi kepada para mualaf, turut menghadirkan pendampingan secara berkelanjutan melalui pembinaan ibadah, pembelajaran salat, mengaji, hingga pendalaman ajaran Islam yang dibimbing bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Langkat.
Ketua Baznas Kabupaten Langkat, Thantawi Jauhari MA menyampaikan bahwa kedua program ini akan diawasi dan dievaluasi secara rutin agar benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Dana yang digunakan berasal dari infak, zakat, dan sedekah sehingga pertanggungjawabannya sangat besar. Karena itu, kami akan melakukan evaluasi setiap bulan sebagai bentuk keseriusan dalam menjalankan program ini,” ujar Thantawi.
Sementara, Plt Bupati Langkat Tiorita menyampaikan apresiasi kepada Baznas RI dan Baznas Kabupaten Langkat yang telah menghadirkan program pemberdayaan ekonomi tersebut di Kabupaten Langkat.
Menurutnya, program Z-Chicken merupakan langkah nyata menciptakan kemandirian ekonomi bagi masyarakat kurang mampu melalui pemberian modal usaha yang disertai pelatihan hingga pendampingan usaha.
“Saya sangat mengapresiasi Baznas RI dan Baznas Kabupaten Langkat yang membawa program ini ke Langkat. Ini merupakan bentuk kemandirian ekonomi bagi masyarakat kurang mampu dengan memberikan modal usaha, mulai dari peralatan, pengolahan hingga penjualan,” kata Tiorita.
Tiorita berharap program pemberdayaan ekonomi berbasis zakat dikelola Baznas dapat terus berkembang dan menjadi salah satu instrumen dalam menekan angka kemiskinan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Langkat.
“Saya berharap program pemberdayaan ekonomi berbasis zakat yang dikelola Baznas dapat terus berkontribusi dalam pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kabupaten Langkat,” ujarnya.
Senada itu, Ketua Baznas RI Sodik Mudjahid mengungkapkan bahwa kunjungannya ke Kabupaten Langkat merupakan agenda kerja keduanya setelah resmi dilantik sebagai Ketua Baznas RI.
Ia menyebut dipilihnya Langkat menunjukkan perhatian Baznas RI terhadap penguatan ekonomi masyarakat melalui optimalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah.
“Langkat menjadi daerah kerja kedua saya setelah dilantik menjadi Ketua Baznas RI. Kami hadir dengan membawa program perbaikan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Menurut Sodik, di tengah tantangan perekonomian nasional saat ini, Baznas hadir sebagai mitra pemerintah dalam memperkuat kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan.
“Pemerintah harus membebaskan rakyatnya dari kelaparan dan harus menyejahterakan masyarakatnya. Kami akan terus berkomitmen menjalankan program-program yang berpihak kepada kesejahteraan dan kemajuan masyarakat,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Baznas RI turut menyerahkan bantuan satu unit genset untuk Masjid Istiqamah Kecamatan Sawit Seberang serta satu unit kursi roda kepada penyandang disabilitas.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan secara simbolis 10 gerobak Z-Chicken kepada para penerima manfaat sebagai bagian dari total 30 penerima program di Kabupaten Langkat.
(OD-20)







