Tak hanya pemukiman warga, bahkan areal pertanian juga terdampak. Para petani pun mengalami gagal panen akibat curah hujan yang cukup tinggi.
“Kasihan petani, tanaman mereka juga kebanjiran. Jagung yang ditanam gagal panen karena terandam. Sementara, hasil pertanian sangat diharapkan untuk menopang ekonomi mereka,” keluh Fajar.
Warga berharap, agar pemerintah setempat dan Pemkab Langkat hadir mengatasi hal seperti perbaikan drainase yang semestinya menjadi skala prioritas dilaksanakan sebelum banjir meluas.
“Kami berharap, agar normalisasi sungai di sini segera dilaksanakan. Kalau drainasenya baik, setidaknya bisa meminimalisir risiko banjir di sini,” pungkas warga lainnya. (OD-20/Rel)







