
Masania Halawa, S. Th sebagai Operator di kantor Kepala Desa Puncak Lolomatua menjelaskan bahwa kegiatan yang diberikan sangat membantu masyarakat.
“Selama ini, kami jarang memanfaatkan ubi singkong untuk dijadikan kripik dan bisa dijual, biasanya kita masak untuk dimakan gitu saja. Dengan diajarkan seperti ini kami mulai berpikir membuatnya untuk bisa dijual. Saya pikir ke depannya pasti bisa menambah mata pencarian kami,” katanya.
“Selain itu keterampilan membuat pupuk kompos juga membuka wawasan kami memanfaatkan tanaman kering dan sisa olahan makanan dijadikan kompos sehingga dapat mempercepat hasil menanam sayuran untuk kebutuhan kami,” jelasnya.







