PLN Terima Kunjungan Kerja Komisi VII DPR RI di Sumatera Utara

“Untuk menjaga kelancaran dan keandalan pasokan listrik selama kegiatan Ramadhan dan Idul Fitri 1443H, PLN menyediakan Posko Siaga yang berjumlah 1.235 Posko (1.078 Posko di Sumatera & 157 Posko di Kalimantan) dengan total personil sebanyak 16.884 Orang (12.743 orang di Sumatera & 4.141 orang di Kalimantan). Selain itu, PLN juga telah mempersiapkan 475 Genset, 15 UCKB, 18 UKB, 40 UPS, dan 325 UGB sebagai backup supply, 1.222 Mobil, 1.204 Motor, dan 95 Crane sebagai sarana pendukung untuk menjaga kelancaran dan keandalan pasokan listrik selama kegiatan Ramadhan dan Idul Fitri,” ujar Adi Lumakso.

Terkait dengan pembangkit, Adi Lumakso juga memaparkan, berdasarkan RUPTL 2021-2030 rencana penambahan pembangkit dengan total kapasitas 9.758 MW (Sumatera-Bangka) dan 2.803 MW (Kalimantan), dengan Proyeksi rata-rata pertumbuhan 7.4%, didapatkan rata-rata Reserve Margin Sumatera sebesar 45,7 % dan Kalimantan 32%, Sehingga sistem Sumatera-Bangka dan Kalimantan masih surplus/oversupply hingga tahun 2030.

Usai mendampingi tim Komisi VII DPR RI, Adi Lumakso beserta rombongan melanjutkan dengan tinjauan lapangan kesiapan PLN UIW Sumatera Utara dalam menjaga pasokan listrik selama bulan Ramadhan dan hari raya Idul Fitri 1443 H. Tinjauan tersebut mulai dari pembangkitan di Sicanang belawan, Unit Pelayanan Pengatur Beban (UP2B) hingga Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) Sumatera Utara.

“Dengan kesiapan ini, harapannya seluruh masyarakat dapat menjalankan ibadah selama bulan Ramadhan dengan hikmat. Kami pastikan seluruh masyarakat di Sumatera Utara mendapatkan pasokan listrik yang handal,” tutup Adi Lumakso.rel