Menurut nya, Raimuna tersebut upaya untuk proses pembentukan karakter. Setidaknya itu dapat dilihat dari semangat para peserta tidak luntur beberapa hari dalam pelaksanaan, meski sempat berlangsung hujan, panas. Dan cuaca yang extrem.
“Terkait berbudaya, melalui acara ini bagaimana kita tahu tentang bertoleransi. Tidur dengan teman satu tenda, padahal biasanya di rumah tidur sendiri. Ketika mau mandi antre terlebih dahulu, ini juga bagian dari budaya,” ujarnya.
Namun,Kita tidak bisa mengabaikan pendidikan karakter. Harapannya selain terampil, di acara ini adik – adik juga memiliki pendidikan karakter sekaligus. Kita menjaga budaya sebagai warga negara Indonesia.
Selain itu, Dandim,juga meminta kedepannya adik-adik semuanya bisa berkarya dan lebih disiplin didalam menggapai cita-cita, agen objek perubahan dan mengharumkan nama baik Indonesia dimata dunia,tuturnya.
Diakhir sambutannya,Ia juga berharap kepada semua pihak yang berkepentingan untuk sama-sama mau memikirkan agar kedepannya generasi muda kita mau dan ada minat yang besar kapada gerakan Pramuka ini, demikian tutupnya.
Reporter: Nazli







