Aceh  

Sudah Saatnya Pemkab Aceh Selatan Gelar Rapat Koordinasi Antisipasi Banjir Bandang

ACEH SELATAN | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Selatan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyampaikan perlunya digelar rapat koordinasi lintas sektor untuk mengantisipasi ancaman banjir bandang dan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi basah di akhir tahun 2025.

Kepala Pelaksana BPBD Aceh Selatan, H. Zainal, kepada Orbitdigitaldaily.com pada Minggu (28/9/2025), menegaskan bahwa rapat ini penting dilakukan dalam rangka deteksi dini dan upaya pencegahan bencana, khususnya di wilayah-wilayah yang memiliki riwayat banjir dan tanah longsor.

“Rapat koordinasi ini menjadi langkah awal penting dalam kesiapsiagaan menghadapi musim penghujan, yang menurut prediksi BMKG akan berlangsung intens mulai September hingga Desember 2025,” ujar H. Zainal.

Dalam pemaparannya, H. Zainal menjelaskan bahwa sejumlah titik rawan longsor di sepanjang lintasan jalan nasional yang melintasi kawasan pegunungan, seperti Gunung Lhok Rukam, Trumon, serta kecamatan-kecamatan lain di wilayah Aceh Selatan, telah terdeteksi sebagai lokasi dengan potensi tinggi terjadi banjir bandang.

“Kita harus mewaspadai potensi luapan sungai yang dapat mengakibatkan kerusakan infrastruktur dan mengancam pemukiman warga. Pengawasan terhadap aliran sungai, khususnya di bagian hulu, perlu segera ditingkatkan,” jelasnya.

Ia menambahkan, jika ditemukan tumpukan material longsor di jalur sungai, maka evakuasi awal harus segera dilakukan.

Selain itu, penting bagi masyarakat untuk menerima peringatan dini setiap hari, baik melalui sistem nasional maupun kearifan lokal.

“Ini adalah momentum penting. Aceh Selatan sedang memasuki fase rawan bencana. Oleh karena itu, seluruh leading sector harus aktif berkoordinasi. Kita semua harus hadir memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tegas H. Zainal.

Sebagai bagian dari upaya mitigasi, BPBD Aceh Selatan juga telah menyiagakan pos-pos darurat di berbagai titik strategis guna memastikan respon cepat jika terjadi bencana.

Reporter : Yunardi