Sugianto Makmur Minta Pemprovsu Buat Perda Jangka Panjang Penanggulangan Wabah

oleh -73 views
Sugianto Makmur

MEDAN – Anggota DPRD Sumut dari Fraksi PDI Perjuangan Sugianto Makmur menegaskan Pemprovsu harus membuat regulasi jangka panjang untuk penanggulangan wabah di Sumut.

Hal itu disampaikan Sugianto menyikapi adanya wabah yang berkepanjangan di Indonesia khususnya di Sumut, Rabu (8/7/2020).

Sugianto menegaskan kita masih cukup beruntung Covid 19 tidak gampang menular (not highly contagious) dan tidak mematikan (low death rate). Seandainya ada penyakit yang g gampang menular, via udara (air borne) dan sangat mematikan, bangsa kita bisa punah.

“Mohon jangan dianggap enteng, Sudah terbukti bangsa ini tergopoh-gopoh menghadapi Covid 19” katanya.

Untuk itu Sugianto makmur mengusulkan supaya dibuat suatu aturan dan Standar Opersional (SOP) dalam bentuk Peraturan Daerah (Perda) tentang wabah penyakit atau penyakit menular.

Tahun ini kata Sugianto, kita dihajar dua wabah yaitu, ASF menyerang hewan ternak babi yang menyebabkan ratusan ribu ternak babi mati dan menyebabkan kerugian triliunan rupiah

“Yang kedua wabah Covid 19 yang menyerang manusia, mengakibatkan rusaknya tatanan ekonomi dan sosial. Secara global bukan hanya Nasional,” imbuh Sugianto.

Serangan pandemi tentu harus dijadikan pelajaran berharga dan Sugianto menilai bahwa sudah waktunya pemangku kebijakan mempersiapkan generasi kedepan untuk lebih siap menghadapi penyakit-penyakit menular yang akan semakin tinggi frekwensinya.

“Perlu diingat, Perda harus mencakup penyakit atas tanaman, hewan dan manusia” tegas Sugianto .

Sugianto mengungkapkan pentingnya aturan hukum yang mengatur kebijakan dalam rangka membangun kesiapan mental masyarakat dalam menghadapi Pandemi maka sudah selayaknya Pemprov dan Pemkab serta Pemkot berfikir lebih maju untuk menyiapkan regulasi yang dibutuhkan

“Jangan begitu ada serangan baru heboh aturan, ini yang kita tidak ingin, sudah saatnya kita belajar dari ASF dan Covid-19, dimana penanggulangan dua Wabah ini serasa kupak kapik tak terukur dan asal-asalan,” tutupnya .cr-03