Tujuh Kepala Daerah Hasil Pilkada 2020 Dilantik

Gubsu Edy Rahmayadi (foto/ist)

Menurutnya hal tersebut penting agar visi-misi pembangunan di daerah sejalan dengan visi-misi provinsi dan pemerintah pusat.

“Visi persiden, visi gubernur tak boleh bertentangan. Begitu juga visi bupati wali kota. Jangan salahkan kalau provinsi tak mengalirkan APBD-nya ke daerah. Uang kita sedikit. Jadi prioritaskan yang utama,” ucapnya.

Ia pun menekankan, para kepala daerah yang baru dilantik agar tidak bermain-main dengan anggaran. Edy tak ingin Sumut kembali dibuat malu karena kepala daerahnya tersangkut kasus hukum.

Tak sampai di situ, Edy pun mengingatkan kepada istri-istri kepala daerah untuk jangan mencampuri urusan pemerintahan. Bila perlu selalu mempertanyakan asal uang yang dibawa ke rumah.

“Saat ini kita naik ke ranking kedua persoalan dengan hukum. Ada tiga persoalan di Sumut, pertama jangan memperkaya orang lain, kedua jangan memperkaya diri, mengambil suap dan meminta apapun yang bukan hak anda. Terakhir, jangan rugikan keuangan negara. Jangan bikin malu Sumut lagi,” tegasnya.

Sementara adapun kepala daerah yang dilantik yakni Bupati dan Wakil Bupati Simalungun, Radiapoh Hasiholan Sinaga-Zonny Waldi, Bupati dan Wakil Bupati Karo Cory Sriwaty Sebayang-Theopilus Ginting.

Lalu Wali Kota dan Wakil Wali Kota Gunungsitoli Lakhomizaro Zebua-Sowa’a Laoli, Bupati dan Wakil Bupati Nias Selatan Hilarius Duha-Firman Giawa, Bupati dan Wakil Bupati Nias Barat Khenoki Waruwu dan Era-era Hia, Bupati dan Wakil Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu-Usman Zega.

Bupati dan Wakil Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom-Martua Sitanggang.cr-03

.