Wali Kota juga mengharapkan masukan-masukan dari DPRD agar pelaksanaan program maupun pelayanan publik berjalan dengan baik. Masukan dari DPRD ini, lanjut Wali Kota, tentu berdasarkan aspirasi yang langsung didengar dari masyarakat.
“Ke depannya, perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan program, terutama lima program prioritas ini harus berjalan dengan baik. Apalagi memang lima program prioritas itu bertujuan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah,” ungkap Wali Kota.
Sebelumnya, Ketua DPRD Medan, Hasyim, menyampaikan harapan besar atas kepemimpinan Wali Kota Medan periode ini. Hasyim mengatakan, pada 2019 nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Pemko Medan berpredikat C. Selain itu, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) juga selalu memberikan opini Wajar Dengan Pengecualian atas laporan keuangan Pemko Medan.
Hasyim menyatakan, DPRD Medan akan mendukung Pemko Medan dalam mewujudkan perubahan Medan yang lebih baik ke depannya. DPRD pun siap bersinergis dengan eksekutif agar program-program prioritas berjalan dengan baik.
Pada saat itu, Hasyim juga mengatakan, DPRD Medan juga telah menargetkan, enam bulan setelah kepemimpinan Muhammad Bobby Afif Nasution sebagai Wali Kota Medan, Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Medan 2021 -2026 akan ditetapkan sebagai Peraturan Daerah.
“Selain itu, untuk menyahuti visi, misi, serta program prioritas Wali Kota Medan, juga akan dilakukan percepatan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021,” sebut Hasyim.
Dalam pertemuan itu beberapa persoalan lain juga dibicarakan, di antaranya soal penataan lokasi Tempat Pembuangan Sementara (TPS) sampah agar tidak lagi mengganggu kenyamanan warga dan estetika kota. Turut pula dibicarakan pula tentang Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang saat ini Pemko Medan tengah menjalin kolaborasi dengan Pemkab Deli Serdang.cr-03







