LABUHANBATU I Polsek Kualuh Hulu Polres Labuhanbatu menangkap R alias Riski yang diduga terlibat dalam pencurian dengan kekerasan (Curas) yang terjadi di Jalinsum Gunting Saga, Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura). Sementara dua orang lainnya masih dalam pengejaran.
Penangkapan terhadap tersangka R alias Riski (28), warga Kelurahan Gunting Saga, Kecamatan Kualuh Selatan (Labura), dilakukan pada hari Selasa, tanggal 20 Mei 2025, sekira Pukul 15.30 WIB, oleh Unit Reskrim Polsek Kualuh Hulu di Dusun III Kampung Banjar, Desa Tanjung Pasir, Kecamatan Kualuh Selatan, Labuhanbatu Utara.
Kapolres Labuhanbatu, AKBP Choky Sentosa Meliala melalui Kasi Humas Kompol Syafrudin menjelaskan, bahwa tersangka diamankan usai dilakukan serangkaian penyelidikan oleh tim yang dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Ipda Ilhamsyah.
“Berdasarkan laporan korban dan hasil penyelidikan di lapangan, tim berhasil mengidentifikasi dan menangkap salah satu pelaku. Dua pelaku lainnya saat ini telah ditetapkan sebagai DPO dan sedang dalam pengejaran,” jelas Syafrudin, Rabu (21/5/2025).
Syafrudin menerangkan, peristiwa Curas ini terjadi pada Selasa dini hari, tanggal 20 Mei 2025, sekira Pukul 01.00 WIB. Korban, M (39), seorang sopir asal Asahan, mengaku dicegat oleh tiga pria tak dikenal saat melintas di Jalinsum Gunting Saga dengan mobil pikap bermuatan bibit sawit.
Kemudian, para pelaku yang mengendarai sepeda motor memaksa korban berhenti, selanjutnya memukul korban dan temannya serta merampas dua unit handphone dan uang tunai senilai Rp1.100.000.
Kasat Reskrim Polres Labuhanbatu AKP Teuku Rivanda Ikhsan menambahkan, tersangka R mengakui keterlibatannya bersama dua rekannya dalam aksi kejahatan tersebut. Dari tangannya petugas berhasil mengamankan satu unit handphone milik korban sebagai barang bukti.
Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dan kini tersangka telah diamankan di Mapolsek Kualuh Hulu untuk menjalani proses hukum lebih lanjut, pungkas AKP Teuku Rivanda.
Reporter : Robert Simatupang







