MEDAN | Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) Sumatera Utara (Sumut) mencatat 13 rumah rusak akibat cuaca ekstrem melanda dua wilayah di provinsi itu.
Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut Sri Wahyuni Pancasilawati mengatakan cuaca ekstrem terjadi di Kota Gunungsitoli dan Kabupaten Deliserdang.
“Berdasarkan laporan yang diterima Pusdalops Sumut, cuaca ekstrem di dua wilayah itu terjadi pada Selasa (16/6),” ujar Sri Wahyuni di Medan, Rabu.
Ia menambahkan, Pusdalops mendata Kabupaten Deliserdang menjadi wilayah yang paling terdampak dengan adanya 12 rumah rusak ringan akibat peristiwa tersebut.
Pusdalops juga melaporkan 12 rumah yang rusak ringan tersebut tersebar di Desa Sigara-Gara, Desa Marindal I, Desa Lantasan Lama Kecamatan Patumbak.
Sedangkan Kota Gunungsitoli mengakibatkan satu unit rumah rusak sedang yang terjadi Dusun I Desa Onozitoli Sifaoroasi Kecamatan Gunungsitoli.
Akibat peristiwa naas tersebut, pengungsi, korban luka maupun korban jiwa berdasarkan laporan Pusdalops Sumut nihil.
Sri Wahyuni mengatakan berbagai upaya penanganan atas kejadian bencana tersebut telah dilakukan masing-masing pemerintah setempat dan sejumlah pemangku kebijakan terkait.
Selain itu, kata dia, BPBD Sumut juga melakukan koordinasi dalam hal penanganan bencana di lokasi terdampak. Ant







