Ketua TP PKK Langkat Dukung Ratu Morayya di Ajang Puteri Pelajar Riau 2026

LANGKAT | Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Langkat, Endang Syah Afandin, mengungkapkan rasa bangga serta dukungannya kepada, Ratu Morayya Fonaentin, yang akan mengikuti ajang Puteri Pelajar Riau 2026.

Pernyataan itu disampaikan, Endang, saat menggelar pertemuan, Selasa (3/2/2026). Ia menilai keikutsertaan Ratu mencerminkan peran aktif pelajar perempuan dalam mengembangkan prestasi, kepemimpinan, serta kepedulian terhadap isu sosial yang relevan dengan kebutuhan generasi muda.

Endang menyampaikan bahwa advokasi yang diangkat sejalan dengan komitmen TP-PKK dalam mendukung perlindungan anak dan penguatan ketahanan keluarga.

Menurutnya, isu kesehatan mental anak menjadi perhatian bersama yang memerlukan peran aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk generasi muda.

“Kami bangga dan mendukung penuh langkah Ratu Morayya. Kehadirannya di ajang ini tidak hanya membawa nama baik sebagai pelajar, tetapi juga menyuarakan isu strategis yang berdampak langsung pada masa depan generasi muda,” ujar Endang.

Diketahui, Ratu Morayya Fonaentin merupakan siswi SMA Negeri 1 Bangkinang Kota, berusia 15 tahun, lahir di Pekanbaru pada 4 September 2010. Ia merupakan anak pertama dari pasangan Rahman Azmi dan Reni Sri Anggraini.

Dalam ajang Puteri Pelajar Riau 2026, Ratu Morayya mengusung advokasi kesehatan mental anak melalui gerakan #RatuBerAksi, yang berfokus pada peningkatan kesadaran dan edukasi terhadap pentingnya kesehatan mental anak dan remaja.

Kiprah Ratu Morayya juga memiliki makna tersendiri bagi Kabupaten Langkat. Ayah Ratu Morayya, Rahman Azmi, merupakan putra daerah asli Kabupaten Langkat, Kecamatan Tanjung Pura, Desa Pulau Banyak.

Ketua TP-PKK berharap keikutsertaan Ratu Morayya, dalam ajang Puteri Pelajar Riau 2026 hingga tingkat nasional dapat menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya.

Selain berkompetisi di tingkat provinsi, Ratu Morayya Fonaentin juga akan membawa nama Provinsi Riau dan Kabupaten Langkat ke ajang nasional yang akan digelar di Jakarta.

“Keikutsertaannya di tingkat nasional diharapkan mampu menjadi representasi positif generasi muda yang berprestasi, berkarakter, serta memiliki kepedulian terhadap isu sosial, khususnya kesehatan mental anak,” ungkap Endang. (OD-20)