LANGKAT | Viral ratusan warga melakukan aksi penutupan (blokir) sejumlah badan jalan di kawasan Jalan Sambirejo, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Kamis 28 Mei 2026, sore hingga malam hari.
Aksi protes tersebut dipicu atas kekecewaan terhadap kondisi jalan yang rusak parah dan belum mendapat perbaikan dari Pemerintah Kabupaten Langkat maupun pihak terkait.
Kerusakan jalan disebut sudah berlangsung lama dan semakin membahayakan pengguna jalan.
“Sudah sering orang jatuh di sini, bahkan sampai ada korban jiwa. Tapi sampai sekarang belum juga diperbaiki,” ujar salah seorang warga di lokasi.
Di lokasi warga mengaku kesal karena jalan berlubang dan rusak itu kerap memicu kecelakaan lalu lintas dan debu yang cukup tebal.
Dalam aksi protes, masyarakat memblokade badan jalan menggunakan batang kayu, pohon, ban bekas, hingga sejumlah material lainnya.
Akibat penutupan tersebut, arus lalu lintas di lokasi sempat lumpuh dan menimbulkan kemacetan panjang di sejumlah titik sekitar kawasan.
Di tengah aksi, warga turut menyampaikan tuntutan mereka secara langsung sambil menunggu kehadiran Bupati Langkat. Mereka menyatakan akses jalan baru akan dibuka setelah pemerintah daerah datang menemui masyarakat.
“Kami hanya ingin jalan ini diperbaiki. Jangan tunggu ada korban lagi baru bergerak,” kata warga lainnya.
Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah nyata untuk memperbaiki infrastruktur jalan di wilayah Sambirejo.
Mereka menilai aksi penutupan jalan itu merupakan bentuk kekecewaan yang sudah memuncak setelah terlalu lama menunggu tanpa kepastian perbaikan.
Menanggapi hal itu, Kabid Binamarga Dinas PUTR Langkat, M Irfandi mengungkapkan perbaikan jalan tersebut telah dianggarkan di danaTKD 2026.
Menurutnya, perbaikan jalan termasuk hak masyarakat untuk merasakan jalanan yang mulus dan layak.
“Termasuk prioritas dari bapak bupati untuk masyarakat Sambirejo Kecamatan Binjai. Telah dianggarkan di dana tkd 2026. Insyaa Allah selama tidak ada perubahan, akan dilaksanakan di tahun 2026 ini,” ujar Irfandi kepada wartawan, Jum’at (29/5/2026) siang. (OD-20)







