Aceh  

LPPA Apresiasi Kebijakan Mutasi Strategis Bupati Mirwan dalam Menata Birokrasi

Muzakir Koordinator Lembaga Pemerhati Parlemen Aceh (PPA). Orbitdigital Asel YUNARDI.M.IS

ACEH SELATAN | Bupati Aceh Selatan, H. Mirwan MS SE M.Sos secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama serta Pejabat Administrator di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan Tahun 2026.

Bupati H.Mirwan sekaligus melantik dan mengambil sumpah jabatan pejabat eselon II hasil Uji Kompetensi (Ukom) dan Evaluasi kinerja yang dilakukan pada 26 Februari 2026 lalu.

Hal ini dianggap tepat sebuah kebijakan strategis dalam menata birokrasi sebagai upaya percepatan kenerja pemerintah yang harus dievaluasi sebagai pimpinan daerah untuk menjawab berbagai program yang harus berjalan tidak boleh berjalan di tempat harus punya gagasan dan ide dan hal itu di tuntut OPD sebagai pembantu bupati harus punya terobosan tidak boleh minim ide dan gagasan.

Muzakir Koordinator Lembaga Pemerhati Parlemen Aceh ( LPPA) kepada orbitdigital Rabu (24/6/2026) memberikan apresiasi terhadap Bupati Aceh Selatan dan menilai langkah mutasi dan rotasi adalah bagian dari tuntutan birokrasi sebuah penyegaran diperlukan sehingga semangat kenerja dalam OPD akan terus tumbuh dan tidak akut, nyaman di sebuah instansi sehingga akan menimbulkan efek etos kerja minim ide dan gagasan maka hal ini di perlukan langkah-langkah kajian dan strategis politik dalam sebuah pemerintahan yang berjalan.

Muzakir melihat sebuah kebijakan dalam pemerintahan tidak terlepas dari sebuah kebijakan politik,karna pemerintahan lahir dari sebuah kebijakan politik sehingga berjalannya pemerintahan juga harus dengan keseimbangan kebijakan politik yang tentu politik yg di maksud adalah dalam kontek umum dan akademisi.

Mantan Wakil Ketua Pemuda Aceh Selatan (PAS) ini melihat langkah-langkah srategis Bupati Aceh Selatan dalam menata dan menempatkan OPD sudah mulai ” ON The Track ” ( Di Jalur Yang Benar ), tentu hal ini juga tidak lepas dari pentingnya evaluasi yang terus berkelanjutan dengan srategi manejemen top-down adalah pendekatan dari atas ke bawah (memusat pada pimpinan), tapi juga di perlukan manajemen bottom-up adalah pendekatan dari bawah ke atas (melibatkan partisipasi anggota dan partisipasi publik dan isue -isue srategis lainnya.

Sebagai pemerhati kebijakan publik juga meminta kepada Bupati H.mirwan sektor kesehatan, yang merupakan ujung tombak pelayanan publik bagi masyarakat mulai dari pukesmas di seluruh kecamatan tentunya juga harus di lakukan evaluasi menyeluruh,sehingga tidak minim ide dan gagasan,hal ini sebagai bentuk dari upaya pelayan kesehatan yang baik sehingga masayarakat dapat mendapatkan pelayanan kesehatan yg baik di tingkatan kecamatan dan Gampong.

Selanjutnya soal sektor pendidikan juga harus di lakukan evaluasi mulai SD -SMP tidak hanya fokus pada pembangunan infrastuktur sekolah tapi bagaimana pembangunan Sumber Daya Manusia harus berjalan untuk kemajuan pendidikan yang berdaya saing.

Muzakir meminta kepada Bupati H.mirwan dua sektor tersebut kesehatan dan pendidikan juga harus di lakukan evaluasi menyeluruh dan menjadi kebijakan prioritas langkah-langkah srategis dalam menata Kabupaten Aceh Selatan tidak hanya unggul di bidang infrastruktur semata, tapi juga harus unggul di bidang kesehatan dan pendidikan dan masyarakat mendapatkan akses pelayanan publik yang merata dalam 4 tahun terakhir kepemimpinan MANIS, pungkasnnya. Yun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *