Pimpin Apel Gabungan ASN, Wabup Langkat Laporkan Bila ada Pihak Mengatasnamakan

LANGKAT | Wakil Bupati Langkat, Tiorita Br. Surbakti, SH memimpin Apel Gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Langkat di halaman Kantor Bupati Langkat, Senin (6/7/2026).

Dalam amanatnya, Tiorita mengimbau seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Langkat untuk tetap waspada terhadap segala bentuk penyalahgunaan nama dirinya maupun keluarganya oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Saya tegaskan, apabila ada pihak-pihak yang mengatasnamakan saya ataupun keluarga saya untuk kepentingan tertentu, jangan diterima dan segera laporkan melalui jalur yang benar. Mari kita jaga pemerintahan ini dengan penuh integritas dan tanggung jawab,” tegasnya.

Selain itu, Tiorita mengajak seluruh aparatur pemerintah tetap solid, menjaga integritas, serta memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik tetap berjalan optimal di tengah situasi yang sedang dihadapi.

Ia menjelaskan, berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan dan menindaklanjuti Radiogram Menteri Dalam Negeri, dirinya telah diberikan amanah untuk melaksanakan tugas dan wewenang Bupati Langkat guna menjamin kesinambungan penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, serta pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, amanah tersebut hanya dapat dijalankan dengan dukungan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Langkat.

“Saya memohon bantuan dan dukungan dari Bapak Sekda, para Asisten dan Staf Ahli, seluruh Kepala Perangkat Daerah, para Kepala Bagian, Camat, hingga seluruh jajaran di tingkat kelurahan, desa maupun dusun agar visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Langkat periode 2025–2030 tetap berjalan sebagaimana cita-cita kami bersama Bapak Bupati H. Syah Afandin, SH, yaitu Menuju Langkat Maju, Sehat, Sejahtera, Religius, dan Berkelanjutan,” ujarnya.

Tiorita juga mengajak seluruh ASN dan non-ASN menyikapi kondisi yang terjadi dengan penuh kedewasaan, ketenangan, dan rasa tanggung jawab. Menurutnya, situasi tersebut harus menjadi pembelajaran untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, akuntabel, serta mampu menjaga setiap rupiah uang rakyat.

Ia mengingatkan bahwa aparatur pemerintah harus menjadi teladan dengan tetap menjunjung tinggi supremasi hukum dan menghormati asas praduga tak bersalah.

“Kita adalah aparatur pemerintah yang harus menjadi teladan bagi masyarakat. Oleh karena itu, mari tetap menjunjung tinggi supremasi hukum dengan menghormati asas praduga tak bersalah. Jangan berspekulasi, jangan menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya, serta jangan memberikan penilaian yang dapat memengaruhi proses hukum yang sedang berjalan,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Tiorita turut mengajak seluruh ASN dan non-ASN mendoakan Bupati Langkat, H. Syah Afandin, agar diberikan perlindungan, kesehatan, kekuatan, kesabaran, dan ketabahan dalam menghadapi ujian yang sedang dijalani.

“Marilah kita juga mendoakan agar seluruh keluarga Bapak H. Syah Afandin diberikan kekuatan, ketabahan, dan kesabaran dalam menghadapi cobaan ini,” ucapnya.

Lebih lanjut, Tiorita meminta seluruh kepala perangkat daerah, kepala bagian, camat, ASN, maupun non-ASN tetap menjaga kekompakan, mempererat persatuan, meningkatkan semangat kerja, serta saling mendukung dalam menjalankan tugas.

Ia juga menekankan pentingnya bekerja secara profesional, disiplin, berintegritas, serta menjunjung tinggi nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK, yakni berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif.

Dalam amanatnya, Tiorita turut menyinggung pesan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI yang disampaikan dalam konferensi pers pada Jumat (3/7/2026). Menurutnya, KPK mengingatkan agar kepemimpinan di Kabupaten Langkat tetap menjaga amanah rakyat dan tidak mengulangi praktik-praktik korupsi yang mengkhianati kepercayaan publik.

“Pesan tersebut harus menjadi peringatan keras bagi kita semua untuk terus berupaya menciptakan pemerintahan yang baik dan bersih,” ujarnya.

Ia menegaskan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Langkat harus tetap bekerja secara profesional, menjaga stabilitas pemerintahan, serta memastikan seluruh agenda pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan sebagaimana mestinya.

Menutup amanatnya, Tiorita mengajak seluruh aparatur menjadikan situasi yang dihadapi sebagai momentum untuk melakukan perbaikan.

“Jalan masih panjang. Mari kita berbenah diri, mari kita bangkit bersama. Jadikan peristiwa ini sebagai momentum untuk menjadi lebih baik. Mari kita berkomitmen bersama memerangi korupsi, bekerja dengan niat ibadah, menjaga amanah yang telah dipercayakan kepada kita, serta bersama-sama mewujudkan Kabupaten Langkat yang semakin maju, sehat, sejahtera, religius, dan berkelanjutan,” pungkasnya. (OD-20)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *