Aceh  

Pansus DPRK Aceh Selatan Temukan Sejumlah Proyek Bangunan Telantar

Tim Panitia Khusus (Pansus) II Kabupaten Aceh Selatan menemukan proyek bangunan terlantar disejumlah lokasi. Bagunan dimaksud menyerap dana anggaran Otsus APBK dan Provinsi serta dana intensif daerah tahun 2019 dengan nilai mencapai Miliaran Rupiah,Kamis (14/5/2020)

ACEH SELATAN- Tim Panitia Khusus (Pansus) II Kabupaten Aceh Selatan menemukan proyek bangunan terlantar disejumlah lokasi. Bagunan dimaksud menyerap dana anggaran Otsus APBK dan Provinsi serta dana intensif daerah tahun 2019 dengan nilai mencapai Miliaran Rupiah.

Pantauan dilapangan, saat ini sejumlah bangunan tersebut kondisinya sangat memprihatinkan. Salah satunya bangunan Objek Daya Tarik Wisata (ODTW) Panjupian, Kecamatan Tapaktuan yang kondisinya tidak terawat dan belum difungsikan.

Sejumlah bangunan serta Fasilitas objek wisata yang ada tersebut terkesan sia-sia dan tidak dimanfaatkan serta pengelolaan yang dinilai belum maksimal oleh daerah.

Ditambah lagi, sejumlah bangunan yang ada kini tampak rusak akibat kwalitas bangunan yang diduga tidak sesuai sengan spesifikasi.

Hadi Surya, S.TP, MT, selaku Ketua Pansus II DPRK Aceh Selatan, Kamis (14/5/2020) mengatakan, dana yang telah digelontorkan bernilai puluhan Miliar ini terkesan mubazir akibat pengelolaan yang tidak maksimal.

“Saya selaku Ketua Pansus berpendapat proses ini lebih pada memberikan rekomendasi terhadap kerja (pembangunan) berupa sejauh mana hasil pembangunan tersebut memberi nilai tambah pendapatan masyarakat setempat dan mampu menggerakan perekonomian raktyat, khususnya lagi dapat memberikan PAD pada daerah kita,” papar Hadi Surya.

Dijelaskannya, kerja Pansus bukan memaksakan ada temuan hukum. Sebab hasil turun lapangan dan rekomendasi nantinya diharapkan ada upaya dari pimpinan daerah untuk menindaklanjuti untuk lebih baik lagi dimasa depan.

Hadi Surya menambahkan, dari hasil temuan Pansus ini nantinya akan dievaluasi lagi Pimpinan Daerah dan dapat ditindak lanjuti agar kedepannya pengelolaan sejumlah ODTW yang ada menjadi lebih baik secara keseluruhannya.

Reporter : Yunardi MIS