ABDYA | Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menyampaikan apresiasi tinggi kepada jajaran TNI, khususnya Kodim 0110/Abdya di bawah Korem 012/Teuku Umar, atas pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Tahun Anggaran 2026.
Pelaksanaan TMMD tersebut berlangsung di Gampong Gunong Cut, Kecamatan Tangan-Tangan, Kabupaten Abdya, Rabu (22/4/2026).
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Abdya, kami menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada TNI yang telah menunjukkan pengabdian nyata kepada masyarakat melalui program TMMD,” kata Wakil Bupati (Wabup) Abdya Zaman Akli S.Sos MM saat memimpin upacara Pembukaan TMMD di Lapangan bola kaki Gampong Gunong Cut.
Program TMMD dinilai bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan wujud sinergi kuat antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun wilayah secara berkelanjutan. Kolaborasi lintas sektoral ini telah terbukti memberikan dampak positif, khususnya dalam mempercepat pembangunan di daerah pedesaan.
Partisipasi Masyarakat
Selain membangun infrastruktur seperti jalan dan fasilitas umum, TMMD juga menjadi sarana memperkuat semangat gotongroyong, kebersamaan, serta kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kehadiran program ini dinilai sangat penting, terutama bagi wilayah yang masih membutuhkan percepatan pembangunan di berbagai sektor.
“TMMD diharapkan mampu menjawab kebutuhan dasar masyarakat sekaligus membuka akses dan peluang ekonomi baru yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan,” sebut Wabup Akli.
Seterusnya, Pemerintah Kabupaten Abdya juga menegaskan, bahwa keberhasilan TMMD tidak hanya bergantung pada TNI, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat. Warga, khususnya di Gampong Gunong Cut, Kecamatan Tangan-Tangan dan sekitarnya, diajak untuk berperan serta menyukseskan kegiatan ini dengan semangat gotongroyong.
Wabup Akli menuturkan, program ini sejalan dengan visi pembangunan daerah dalam meningkatkan kualitas infrastruktur, memperkuat ketahanan sosial, serta mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal. Pemerintah daerah optimistis, melalui kerja sama yang solid, seluruh target TMMD dapat tercapai secara optimal.
“Kami berharap TMMD ini tidak hanya menghasilkan pembangunan fisik, tetapi juga menumbuhkan rasa memiliki dan tanggung jawab bersama terhadap hasil pembangunan,” pintanya.
Di akhir pernyataannya, pemerintah daerah mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban sebagai modal utama pembangunan. Dengan kondisi yang aman dan kondusif, seluruh program, termasuk TMMD, diharapkan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Sebelumnya, Dandim 0110/Abdya, Letkol Inf Rana Mega Al-Amin melaporkan, Program TMMD ke-128 di wilayah Kodim 0110/Abdya dijadwalkan berlangsung selama 30 hari, mulai 22 April hingga 21 Mei 2026.
Kegiatan ini mengacu pada Surat Telegram Pangdam Nomor ST/607/2026 tertanggal 6 April 2026, sebagai bagian dari upaya mempercepat pembangunan daerah dan mempererat hubungan TNI dengan masyarakat.
Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”, kegiatan ini mencakup berbagai sasaran fisik dan nonfisik. Untuk sasaran fisik, difokuskan pada pembukaan badan jalan sepanjang 2.500 meter dengan lebar 8 meter guna meningkatkan aksesibilitas masyarakat.
Sementara itu, sasaran nonfisik meliputi penguatan ketahanan pangan seluas 1 hektare, penyediaan air bersih di lima titik melalui program TNI Manunggal Air, rehabilitasi lima unit rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan lima unit MCK, penyaluran 100 paket makanan tambahan bagi penderita stunting, penanaman pohon, serta pembersihan fasilitas umum dan sosial. demikian paparnya Dandim Letkol Inf Rana Mega Al-Amin. (Nazli)







