PT Pupuk Indonesia Gandeng Forkopimda Sosialisasi Pupuk Subsidi Tepat Sasaran

Manager Penjualan Sumut 1 Regional 1A, Rizki Putra Phonna menyerahkan cinderamata. Dok : PT Pupuk Indonesia (ist).

MEDAN | PT Pupuk Indonesia Regional 1A menggandeng unsur Forkopimda Kota Binjai dan pemilik kios serta kelompok tani menggelar sosialisasi kebijakan penyaluran pupuk bersubsidi, Selasa (21/4/2026).

‎Agenda sosialisasi tersebut sebagai upaya memperkuat tata kelola distribusi agar lebih tepat sasaran, transparan dan mudah diakses petani serta mempercepat swasembada pangan nasional.

‎Melibatkan pemerintah daerah, pemilik kios resmi (PPTS) dan kelompok tani, PT Pupuk Indonesia menekankan pentingnya pemahaman terhadap mekanisme distribusi pupuk subsidi, mulai dari pemerintah daerah, pemilik kios hingga penerima manfaat.

‎Manager Penjualan Sumut 1 Regional 1A, Rizki Putra Phonna, menyebut sosialisasi ini sebagai bagian dari komitmen perusahaan memastikan pupuk subsidi sampai ke tangan petani yang berhak.

‎“Seluruh rantai distribusi harus berjalan sesuai ketentuan agar tidak terjadi penyimpangan sekaligus untuk menjawab persoalan klasik distribusi pupuk subsidi di daerah. Sosialisasi ini penting agar semua pihak memahami mekanismenya,” ujar Rizki Putra Phonna.

‎Manajer wilayah Sumatera Bagian Utara(Sumbagut) menambahkan pemerintah terus menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada petani, termasuk penyesuaian Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk bersubsidi agar semakin terjangkau bagi petani.

‎Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Binjai, Gelora Jaya Ananda, mengapresiasi upaya PT Pupuk Indonesia dalam memastikan pupuk bersubsidi dapat tersalurkan dengan baik kepada petani.

‎Gelora Jaya Ananda menyebut kolaborasi lintas sektor menjadi kunci menjaga stabilitas distribusi pupuk dan percepatan capaian swasembada pangan nasional.

‎“Kota Binjai merupakan wilayah penyangga pertanian di Sumatera Utara. Tentu penyaluran pupuk harus benar-benar diawasi agar mendukung ketahanan pangan,” katanya.

‎Berdasarkan data, sambungnya, realisasi penebusan pupuk subsidi di wilayah Binjai hingga April 2026 telah mencapai sekitar 30 persen dari total alokasi yang ditetapkan pemerintah.

‎Rizki Putra Phonna menuturkan PT Pupuk Indonesia memastikan stok pupuk subsidi dalam kondisi aman, baik di lini distribusi maupun tingkat kios resmi tetap tersedia sesuai kebutuhan.

‎Untuk mendukung penyaluran pupuk subsidi di Sumatera Utara, PT Pupuk Indonesia Regional 1A didukung jaringan distribusi yang luas dengan kios resmi yang tersebar di berbagai wilayah.

‎”Jaringan distribusi yang luas dan keterlibatan aparat, sosialisasi ini dapat menutup celah penyimpangan. Transparansi data penyaluran dan pengawasan menjadi faktor utama meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani ” sambung Rizki Putra Phonna.

‎Sebelumnya sosialisasi ini turut dihadiri unsur Forkopimda Kota Binjai, yaitu Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Binjai, Danramil Kapten Arhanud Iroma Harahap, Kepolisian Resor Kota Binjai, Perwakilan PT Pupuk Indonesia Regional 1A dan 23 pemilik kios serta 10 ketua kelompok tani. OM-09.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *