Pj. Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) H Darmansah SPd MM didampingi Sekda Salman Alfarisi ST, dan Kadis Perindagkop Amri, Camat Manggeng Hamdani, saat meninjau pasar Manggeng
ABDYA | Sejumlah pedagang yang berjualan di pasar rakyat Kecamatan Manggeng mengeluh akibat harga kios sewa mahal. Menanggapi hal tersebut secara spontan,Pj. Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) H Darmansah SPd MM intruksikan camat setempat untuk menurunkan harga sewa kios.
Pantauan awak media, peninjauan Pj Bupati Darmansah, ke pasar rakyat manggeng tersebut, Jumat {26/08/2022) didampingi Sekda Salman Alfarisi ST, Asisten I Setdakab Musawir, Kadis Perindagkop Amri, Camat Manggeng Hamdani, Kader HMI, dan para pedagang di seputaran pasar.
Dalam peninjauan itu, Pj. Bupati Darmansah mendengar langsung keluhan masyarakat setempat, terutama para pedagang yang menyewa kios yang di bangun pemerintah melalui Dinas Perindagkop UKM .
Menurut para pedagang, harga sewa kios di Pasar Rakyat Manggeng sangat mahal, bahkan tidak sebanding dengan hasil penjualan yang mereka dapatkan. Apalagi, kata mereka, kondisi ekonomi masyarakat belum stabil akibat dilanda pandemi Covid-19.
“Untuk kios yang barisan depan, harga sewanya mencapai Rp5 juta lebih per tahun. Kios d ibelakang juga lumayan mahal sewanya. Kami meminta agar sewa kios diringankan pak,” ujar salah seorang pedagang kepada Pj Bupati Darmansah.
Pernyataan para pedagang itu juga ikut dibenarkan oleh Camat Manggeng, Hamdani. Menurutnya, kios di Pasar Rakyat Manggeng berjumlah 20 unit. Dari jumlah itu, hanya enam unit yang disewa para pedagang, selebihnya kosong.
Menanggapi keluhan para pedang, Pj Bupati Abdya, Darmansah mengambil kebijakan untuk menurunkan harga sewamnya.
“Untuk sewa kios yang barisan depan ini kita turunkan menjadi Rp3 juta per tahun, dari sebelumnya Rp5 juta lebih. Dan pembayarannya boleh dilakukan dua kali. Sementara kios barisan belakang, itu harga sewanya juga harus disesuaikan, yang penting masyarakat bisa menggunakan kios ini sebagai tempat mereka mencari nafkah. Ini tugas Pak Camat untuk menyampaikan kepada masyarakat, dalam waktu dekat ini, semua kios yang ada di sini harus terisi,” ujar Darmansah.
Pasca pandemi Covid-19, kata Darmansah, semua lapisan masyarakat mendapatkan dampak ekonomi sangat serius. Oleh karenanya, Darmansah menginginkan agar dimasa pemulihan ekonomi ini semua masyarakat dapat terbantu.
Diberi Gratis
Setelah mendengar keluhan para pedagang kios, Darmansah beserta rombongan kemudian melakukan peninjauan pasar sayur yang juga berada di lokasi tersebut. Pasar itu, sudah dua tahun lebih terbengkalai. Bahkan kondisi pasar juga sudah terlihat kotor.
“Dilihat dari tempatnya pasar ini sangat bagus, bahkan jualan sayur di sini sangat cocok, selain memiliki meja permanen, juga memiliki saluran air. Artinya, jualan sayur di sini sangat higienis,” kata Darmansah.
Dia meminta kepada Camat Manggeng agar segera mensosialisasikan kepada pedangan sayur untuk menempati pasar tersebut. Untuk tahun pertama, kata Darmansah, diberikan cuma-cuma tanpa membayar sepeserpun.
“Untuk tahun pertama tidak disewakan alias gratis. Pak Camat tolong segera disampaikan kepada warga kita agar menempati pasar ini,” ucap Darmansah.
Karena kondisi pasar yang masih kotor, Darmansah mengajak masyarakat terutama pedagang sayur yang ingin menempati pasar itu untuk sama-sama membersihkan pasar tersebut.
“Saya mengajak kita semua nanti pada tanggal 4 bulan depan sama-sama kita gotong royong membersihkan pasar ini. Pak Camat tolong nanti di data siapa-siapa saja yang akan menempati pasar ini. Kita berharap dalam waktu dekat sudah ada orang-orangnya. Dan sampaikan kepada mereka untuk tahun pertama gratis,”ungkapnya.
Reporter : Nazli







