Aceh  

Aceh Selatan Kehilangan Ulama Kharismatik Aceh Abuya Syech Tgk HM Hasbi Nyak Diwa

ACEH SELATAN – Innalillahi Wainnalillahi Raji’un. Isak tangis warga Aceh Selatan atas duka berpulangnya ke Rahmatullah salah seorang Ulama Kharismatik Aceh Abuya Syech Tgk HM Hasbi Nyak Diwa Pimpinan Pesantren Dayah Darurrahmah yang berlokasi di Gampong Kota Fajar Kecamatan Kluet Utara, Aceh Selatan.

Derai air mata khususnya warga Aceh Selatan setelah memastikan Abuya Syech Tgk HM Hasbi Nyak Diwa atau yang lebih dikenal Abon Hasbi atau Abon Kota Fajar tutup usia pada umur 78 tahun tepat pada pukul 01:05 WIB di kediamannya komplek Asrama Putri Dusun Mangga Kota Fajar, Selasa (28/1/2020).

Abon Hasbi yang sebelumnya pernah dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Yuliddin Away di Tapaktuan yang kemudian dirujuk ke RSUDZA di Banda Aceh dan pada tanggal 06 Januari dibawa ke Rumah Sakit Ampang Putri Negara Malaysia di Kula Lumpur hingga kembali pulang pada tanggal 14 Januari 2020.

Ketua Himpunan Ulama Aceh (HUDA) Aceh Selatan Tgk H Erli Safliza Al Yusufi Melalui Wakil Sekretaris Tgk Ilham Mirsal MA atas nama keluarga besar Huda mengatakan berlangsungkawa dan rasa duka yang mendalam atas berpulangnya salah seorang Ulama besar Aceh Ayahanda Abon Darurrahmah di Kota Fajar ini.

“Kita kembali kehilangan Tokoh Besar sebagai Gudang Ilmu atau sang Guru tempat kita mengadu setiap ada masalah umat, terutama bagi umat yang ada di Aceh Selatan selama ini,”sebut Tgk H Erli Safliza Al Yusufi kepada wartawan.

Ketua Huda juga menuturkan Hadis Rasulullah yang berbunyi “ Maut al-Alim mushibatun la tujbaru wa tsulmatun la tasaddu, wa huwa najmu thamsun, wa mautu qabilatin aisaru Li min mautu alim” dengan arti (Meninggalnya Ulama adalah musibah yang tak tergantikan dan sebuah kebocoran yang tidak bisa ditambal, wafatnya Ulama laksana bintang yang padam, meninggal satu suku lebih mudah bagi saya daripada meninggalnya seorang Ulama). (HR. Al-Thabrani).

“Sekarang kita sudah padam lagi satu bintang Agama, Abon adalah lentara penerang bagi kita semua, peran dan kontribusi serta keikhlasan Abon selama ini sangatlah besar dalam menegakkan Dinul Islam di seluruh Provinsi Aceh, terutama di Aceh Selatan,”tambahnya.

Oleh sebab itu, Ketua Huda mengajak seluruh masyarakat Aceh untuk dapat menyumbangkan doa Samadiah dan Tahlilan kepada Abon yang sudah Almarhum. “Kami sangat merasa kehilangan, Selamat Jalan Guru Besar kami, Jannah Allah balasan untuk mu” Tutup Ketua Huda dengan linang air mata.

Reporter : Yunardi