APBD Binjai TA 2022 Rp1,014 Triliun Disahkan

Pendapatan Daerah terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp. 236.965.003.626,- dari Pajak Daerah Rp. 135.396.861.537,- , Retribusi Daerah Rp. 20.214. 294.132,- , Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah Yang Dipisahkan Rp. 4.212. 978. 767,- , serta Lain-lain PAD Yang Sah Rp. 77.140. 869.192. Sementara Pendapatan Transfer sebesar Rp. 763.376.455.337. dengan rincian Pendapatan Transfer Pemerintah Pusat Rp. 726.929.358.000,- dan Pendapatan Transfer Antar Daerah Rp. 36.447.097.337.-

Ardiansyah berharap apa yang diputuskan hari ini menjadi wujud komitmen eksekutif dan legislatif dalam menjalankan tugas dan tanggungjawab untuk menghadirkan Kota Binjai yang semakin, maju, religius dan berbudaya .
“Terakhir kembali kami mengajak seluruh pimpinan dan anggota dewan terhormat untuk terus bergandeng tangan dengan pemerintah dalam mengawasi penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan publik di masa mendatang, sehingga APBD 2022 yang telah ditetapkan bersama, dapat terlaksana dengan baik demi kemajuan kota Binjai sesuai dengan visi dan misi Pemko Binjai ,” pungkasnya

Sementara Pendapat Akhir Fraksi Partai Golkar yang dibacakan oleh Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD kota Binjai Boniran.SE, minta Walikota Binjai maupun Direktur RSU Dr.Djoelham Binjai agar lebih proaktif dan mengevaluasi sistem pelayanan pasien di ruang IGD maupun pada system pelayanan secara umum yang ada di lingkungan RSU Dr.Djoelham Binjai

Dalam pendapat akhir ini fraksi Partai Golkar juga mengingatkan pada jabatan eselon terhadap pimpinan OPD di Pemko Binjai masih terdapat dibeberapa pejabat yang belum memahami atau mengetahui terhadap program atau Visi misi Kepala Daerah yang telah tertuang dalam RPJMD Kota Binjai

Untuk itu kami minta Walikota Binjai bisa menempatkan seorang pimpinan OPD sesuai dengan latar belakang pendidikannya dan yang memahami tentang pemerintahan.

Reporter : Arifin Pohan