Sedana juga disampaikan Wakil Rektor III, Ir Lilis Gultom MM, M MA mengaku bangga terhadap Fisip UDA atas digelarnya kegiatan tersebut yang menghadirkan alumni Fisip UDA dari staf ahli kementerian Sosial RI.
“Kita patut bangga kepada Fisip UDA apalagi bisa menghadirkan alumni yang sangat luar biasa. Saya menyarankan agar kegiatan seperti ini supaya dilakukan di fakultas yang lain,” ujarnya.

Upaya Pemerintah Melakukan Pemulihan Ekonomi Nasional
Sementara Staf Ahli Menteri Bidang Aksesibilitas Sosial Kementerian Sosial RI, DR Drs Sonny W Manalu dalam materinya menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia akibat dampak Covid-19 turun dari rata-rata 5% menjadi 2,97%. Konsumsi rumah tangga atau daya beli masyarakat yang merupakan penopang 60% terhadap ekonomi jatuh dari 5% menjadi 2,84%.
“Adanya ketidakpastian yang berkepanjangan menuju kestabilan ekonomi membuat investasi menjadi harus melemah. Impor dari luar negeri yang berhenti, barang komoditi luar negeri juga terhenti. PHK besar-besaran dan peluang lapangan kerja dipastikan tertutup untuk saat ini semua usaha hampir seluruh sektor mengalami kelumpuhan,” katanya.
Sehingga kata Sonny upaya pemerintah dalam melakukan pemulihan ekonomi nasional membentuk Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN).
“Memfokuskan kepada dua hal yaitu menangani Covid-19 yang kedua pemulihan ekonomi nasional seperti mendorong investasi dan mendukung ekspor impor,” terangnya.







