Menanggapi permintaan Bupati tersebut, Mensos mengatakan bahwa perahu karet harus terlebih dahulu di impor dari luar. Hal ini, terangnya, karena adanya perbedaan kualitas antara buatan lokal dengan buatan luar, sehingga membutuhkan waktu yang lebih lama. Tidak hanya itu, Risma berjanji akan mengirimkan bantuan susulan, seperti multivitamin dan masker yang bisa digunakan semaksimal mungkin guna mencegah penyakit yang timbul pasca banjir di Kabupaten Aceh Tamiang.
Usai menyerahkan bantuan, Risma juga meninjau kondisi dapur umum bagi korban banjir. Saat peninjauan, ia kembali berjanji akan memberikan dan menambah bantuan perlengkapan dapur umum yang diperlukan saat terjadi bencana.
Bencana banjir yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang sejak tanggal 2 Januari 2022 mencapai ketinggian 30 – 300 cm. Intensitas curah hujan yang tinggi membuat air Sungai Tamiang meluap dan empat titik tanggul jebol. Akibatnya sekitar 28.817 jiwa terpaksa mengungsi.
Reporter : Rusdi Hanafiah







