Medan  

Curhat Penjual Jamu Keliling di Tengah Pandemi Covid-19

Si Mbak tukang jamu keliling saat melayani pelanggannya di salah satu persimpangan jalan Komplek Bumi Asri Medan. (Foto /Karyadi Bakat).

Cuma Bertahan

Menurut Mbak Jamu (demikian dia selalu disapa) setiap hari dia berkeliling ketempat para pelanggan dengan bersepeda bersama kotak jamu yang menjadi andalan ditawarkan kepada masyarakat yang menjadi konsumennya.

Seperti ketika ditemui dia masih menunggu para pelanggannya di satu persimpangan ruas jalan Komplek Bumi Asri Medan. Setelah itu berkeliling mendatangi pelanggan dari rumah ke rumah.

Nah, dalam situasi Corona seperti ini sesuai dengan anjuran pemerintah jangan keluar rumah, membuatnya kewalahan, karena pemilik rumah tidak mau keluar,. Otomatis dagangannya tidak laku.

Dari jumlah pelanggan saat sebelum wabah dibandingkan saat ini, jumlahnya berkurang hampir separuh. Namun demikian si Mbak Jamu masih terus beraktifitas dengan dagangannya jamunya.

“Dalam situasi seperti ini, bisa bertahan saja syukur mas,” katanya.

Demi keluarga berdagang jamu merupakan bagian perjuangan merantau di negeri orang, yang penting halal dan tidak menggangu orang lain, tambah istri tukang bakso yang saat ini menyewa rumah kecil di kawasan Darussalam Medan tersebut.

(Karyadi Bakat)