Donna Siregar : Narkoba Marak di Palas

oleh -181 views

PALAS – Pengacara Muda Donna Siregar, SH angkat bicara terkait maraknya peredaran narkoba di Kab. Padang Lawas. Ia minta semua elemen masyarakat harus bergerak dan menyatakan perang terhadap Narkoba.

Demikian kata pimpinan Kantor Hukum DS & Partners,kepada Orbitdigitaly.com Sabtu ( 25/1/2020).

  “Saat ini Kab. Padang Lawas bukan lagi jadi kota yang Pemudanya Mandiri & Cinta Olahraga sebagaimana sebelum terjadi Pemekaran Kab. Padang Lawas. Sebab, di penjuru Padang Lawas ini semakin hari semakin marak peredaran Narkoba, terbukti dalam kurun 1 tahun terakhir ini Kasus Narkobalah yang menjadi Kasus terbanyak di PN Sibuhuan.

Peredaran Narkoba ini, tidak menampik sebab banyaknya pula kasus Perceraian di PA Sibuhuan, ” ucap Ucok Regar (Sapaan akrab), pengacara muda ini.

Ucok juga menyebutkan Narkoba juga merupakan penyebab tingginya perceraian di Palas .

“banyak anak usia dini di Kota Sibuhuan ini sudah mengenal Narkoba. Pelajar tak lagi asing dengan Narkoba, lem dan miras yang sebenarnya bisa menjerumuskan mereka ke lembah hitam. Anak-anak ini menjadi incaran empuk para bandar dan jaringanya untuk dijadikan kurir penghantar barang haram tersebut ke pembeli.

“Fenomena ini semakin merebak dan sudah sangat memprihatinkan,” ujar Bos Kantor Hukum DS & Partners saat berbincang-bincang dengan wartawan orbidigitaly.

Donna Siregar, SH mengaku prihatin melihat kondisi seperti ini terus berlangsung di Kota Sibuhuan. Ditambah lagi sampai saat ini belum terlihat sama sekali gerakan nyata dari semua elemen untuk memerangi Narkoba.

Beliau juga berharap agar BNN Pusat segera menempatkan kantor Perwakilannya di Kab. Padang Lawas ini, supaya melalui program programnya dapat melakukan pencegahan sedini mungkin bahaya Narkoba bagi generasi penerus Bangsa.

Ia juga mengapresiasi Polres Padang Lawas dibawah pimpinan Bapak Akbp Djarot Y.A. Sik, baru beberapa bulan saja diresmikan sudah puluhan orang terjaring kasus Narkoba baik sebagai bandar, pemakai dan juga sebagai kurir dan juga kasus kasus pidana lain.

Reporter : Firdaus Hasibuan