Kemudian perlu kami jelaskan lagi dimana Perkembangan tren utang RSUDYA 3 tahun terakhir sampai – 31 Desember 2019 sebesar Rp13.393.240.087,-, dan 31 Desember 2020 sebesar Rp14.185.040.691,-selanjutnya – 17 Nopemmber 2021 yaitu sisa utang tahun 2020 Rp811.387.202,- ditambah hutang jatuh tempo tahun 2021 sebesar Rp10.840.034.350,- sehingga totalnya adalah Rp11.651.421.552,-
Sedangkan daya bayar utang RSUDYA mengalami kelemahan disebabkan karena penurunan pendapatan Rumah Sakit pada saat memuncaknya pandemi menyebabkan menurun drastis kunjungan pasien ke RSUDYA tahun 2020 dimana sebelumnya pendapatan RSUDYA mencapai 7,4 Milyar per bulan sedangkan titik terendah pendapatan sampai pada angka Rp2,5 Milyar per bulan. “Namun saat ini kunjungan pasien berangsur pulih walaupun belum sepenuhnya seperti sebelum pandemi,” tutupnya.
Reporter : Yunardi MIS







