Sontak menjadi perhatian lingkungan, emak- emak dilokasi langsung berdatangan dan menumpahkan curhatan-curhatan kepada Kapolda Aceh, meskipun beliau baru saja duduk dan belum sempat bertanya.
“Pak jenderal, tolong kami pak, sudah 4 (empat) hari kami mengungsi, anak-anak kami mulai demam dan gatal-gatal” ucap salah seorang diantarannya.
“Pak kami tidur dipapan, kasur kami sudah rusak semua, termasuk barang elektronik dirumah, kami juga kekurangan air minum disini” sambut yang lain.
“Pak Kapolda jika ada bantuan kepada kami, tolong lah pak, kami minim perhatian disini, kalo bisa bapak menginap disini”
“Pak terimakasih , karena bapak-bapak polisi dan tentara sudah membantu kami kemarin saat awal-awal banjir bandang kemarin”
Demikian beberapa curhatan dari sekian banyak yang dilansir redaksi tuliskan tersebut, saat itu Kapolda duduk bersila dan mendengarkan emak-emak yang terus curhat.
Tak selang lama, beliau memanggil staf untuk mencatat setiap kebutuhan -kebutuhan pengungsi, dilanjutkan shalat Dzuhur di mesjid Besar Al-Khalifah Ibrahim Matang Kuli, kemudian sekira pukul 14.25 wib meninggalkan lokasi sembari meninggalkan bantuan kepada para emak-emak yang masih antusias dengan kehadiran Kapolda Aceh disana.
Terakhir kunjungan dilaksanakan di Gp.Alue Kejruen Kecamatan Tanah Luas. Disana antusias warga tak kalah menarik, puluhan warga sudah berkumpul dan menunggu kedatangan rombongan sejak pagi.
ketika Kapolda turun dari kendaraan dinas, puluhan anak anak kecil langsung berlarian memeluk jenderal bintang dua tersebut sambil berteriak “Pak minta buku!, pak minta buku!” ,
Seperti diketahui, Kapolda Aceh kerap membagi-bagikan buku bacaan kepada anak-anak ketika turun kelapangan.
Disana Kapolda Aceh membagi-bagikan sembako kepada warga pengungsian dan menghimbau agar mematuhi protokol kesehatan dengan membagikan masker.
Reporter : Rusdi Hanafiah







