Medan  

Gubsu Apresiasi UDA dan Dorong 424 Wisudawan Miliki SDM Unggul Berdaya Saing

Pembina dan Ketua Yayasan Perguruan Darma Agung serta sivitas akademik foto bersama usai wisuda di Regale International Convention Center, Jalan Adam Malik, Kota Medan, Sabtu (20/12/2025).  Dok : Orbit

MEDAN | Gubernur Sumatera Utara mengapresiasi peran Universitas Darma Agung/Akademi Pariwisata dan Perhotelan (APP) Darma Agung dalam mencetak sumber daya manusia unggul, berkarakter di tengah tantangan global kian kompleks.

‎Apresiasi disampaikan melalui Staf Ahli Gubernur Bidang Pendidikan, Kesehatan, Infrastruktur, dan Pemberdayaan Masyarakat, Alfi Syahriza, saat menghadiri Wisuda ke-69 UDA dan APP Darma Agung Tahun 2025 di Regale International Convention Center, Jalan Adam Malik, Kota Medan, Sabtu (20/12/2025).

‎Dalam sambutan Gubsu Bobby Affif Nasution yang dibacakan Alfi Syahriza menegaskan wisuda bukan sekadar seremoni akademik tetapi momentum penting yang menandai keberhasilan proses panjang pendidikan, hasil kerja keras mahasiswa, serta doa dan dukungan orang tua dan sivitas akademika.

‎“Wisuda adalah peristiwa yang sangat bermakna, bukan akhir tetapi awal pengabdian ditengah masyarakat, bangsa dan negara,” ujar Alfi Syahriza yang juga mantan Kepala Bappelitbang Provinsi Sumatera Utara.

‎Alfi Syahriza mengatakan sebagai bentuk penghargaan, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Rektor UDA Prof Suwardi Lubis atas dedikasi dan pengabdiannya dalam mencerdaskan generasi muda yang visioner, beretika, dan berdaya saing.

‎Menurut Alfi, di tengah dinamika global yang ditandai percepatan teknologi, transformasi digital, dan persaingan ketat dunia kerja, lulusan perguruan tinggi dituntut tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga adaptif, kreatif, dan memiliki kepekaan sosial.

‎“Ilmu pengetahuan harus berjalan beriringan dengan etika, profesionalisme, serta tanggung jawab sosial. Itulah kunci agar lulusan mampu bertahan dan memberi kontribusi nyata dilingkungan sekitar,” tegasnya.

‎Ia menambahkan, pembangunan sumber daya manusia menjadi prioritas utama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Kemajuan daerah, tidak semata ditentukan oleh kekayaan alam, tetapi oleh kualitas manusianya.

‎“Peran UDA sangat strategis dalam menyiapkan generasi muda yang siap menjawab tantangan transformasi digital dan ekonomi kreatif,” ujarnya.

424 Mahasiswa Diwisuda

‎Sementara, 424 mahasiswa Universitas Darma Agung resmi mengikuti Wisuda ke-69 Tahun 2025 setelah melalui proses validasi dan verifikasi oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia.

Salah satu wisudawan Pascasarjana Program Studi Manajemen Ilmu Komunikasi


‎Rektor UDA Prof Suwardi Lubis menjelaskan, jumlah wisudawan terdiri atas 110 lulusan Pascasarjana dari lima program studi, 281 lulusan Sarjana dari enam fakultas, serta 33 lulusan program Ahli Madya.

‎“Wisuda ini merupakan bukti bahwa mahasiswa mampu menyelesaikan proses akademik yang panjang, penuh tantangan, dan membutuhkan komitmen tinggi,” ujar Prof Suwardi.

‎Prosesi wisuda berlangsung khidmat, tertib dan penuh suka cita, turut dihadiri jajaran pimpinan universitas, dosen, serta keluarga wisudawan. Ekspresi kebahagiaan pun terlihat ketika para wisudawan dan wisudawati merayakan kelulusan dengan kegembiraan sebelum acara ditutup dengan doa dan sesi foto bersama.

Polemik Yayasan

‎Di sisi lain, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah I Sumatera Utara, Prof Saiful Anwar Matondang PhD, secara tegas mengakhiri polemik dugaan dualisme kepengurusan Yayasan Perguruan Darma Agung.

‎Ia menegaskan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI hanya mengakui badan penyelenggara Universitas Darma Agung yang sah berdasarkan Akta Notaris Husni Adam, SH, MKn Nomor 02 tanggal 10 Februari 2025 dengan Nomor AHU-AH.01.06-0011352.

‎Penegasan itu disampaikan Prof Saiful Anwar Matondang saat temu ramah antara Yayasan Perguruan Darma Agung dan LLDikti Wilayah I Sumatera Utara di Hermina Center Universitas Darma Agung, Senin (15/12/2025).

‎“Rektor Universitas Darma Agung secara resmi dipimpin oleh Prof Suwardi Lubis. LLDikti Wilayah I tidak mengenal kepengurusan yayasan selain yang sah dan dipimpin Hana Nelsri Kaban,” tegasnya.

‎Ia memastikan pelaksanaan wisuda pada 20 Desember 2025 telah sesuai prosedur dan regulasi. Bahkan, Prof Saiful mengingatkan bahwa setiap upaya menghambat proses akademik dapat berimplikasi hukum.

‎“Tidak ada lagi istilah mahasiswa kubu A atau kubu B. LLDikti Wilayah I sebagai orang tua perguruan tinggi swasta menjamin tidak ada lagi persoalan kepemimpinan di Universitas Darma Agung,” tandasnya. OM-09.