JAKARTA | TNI AU kembali mengerahkan bantuan logistik ke lokasi korban bencana yang terisolasi karena jalur terputus, salah satunya di wilayah Dusun Jamu Konyel, Kecamatan Bintang, Kabupaten Aceh Tengah.
Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin mengatakan pengiriman logistik itu dilakukan pada Jumat (2/1) dan akan terus dilakukan dalam waktu dekat.
Ia menjelaskan pengiriman logistik ke dusun tersebut harus dilakukan lewat jalur udara karena jalan terputus setelah bencana terjadi pada November 2025 lalu.
Kondisi tersebut membuat personel hanya bisa mengakses dusun tersebut dengan berjalan kaki selama 16 jam dari pusat kecamatan.
“Kondisi tersebut menyebabkan warga setempat kesulitan memperoleh bantuan logistik dan layanan kesehatan,” kata I Nyoman.
Dikatakan, pihaknya langsung mengerahkan helikopter jenis Caracal yang dipimpin langsung oleh Kepala Staf Komando TNI Angkatan Udara I Marsekal Pertama TNI Arief Hartono.
Helikopter tersebut menyalurkan logistik seberat 300 kilogram yang terdiri dari beras dan kebutuhan pokok lainnya ke dusun tersebut. Tidak hanya itu, helikopter juga turun menjemput tenaga medis TNI dan satu orang warga dusun yang harus mendapatkan pertolongan medis secara intensif.
Tenaga medis dan seorang warga itu lalu dibawa menggunakan helikopter ke lanud terdekat untuk selanjutnya diantar ke fasilitas kesehatan yang lebih layak.
I Nyoman mengatakan, upaya-upaya seperti ini akan terus dilakukan hingga situasi di lokasi bencana berangsur pulih.
Pihaknya juga akan terus memastikan seluruh alat utama sistem senjata (alutsista) udara TNI AU dalam kondisi siap untuk dikerahkan dalam misi pendistribusian logistik ataupun evakuasi korban bencana. Ant







