Ini Surat Edaran Walikota Tentang Antipasi Rentenir

oleh -231 views

LANGSA – Sehubungan timbulnya keresahan warga yang terjadi di Kota Langsa pada akhir – akhir ini, maraknya pelaku dari luar daerah dengan kegiatan pratek rentenir atau yang dikenal Bank 47 berkeliaran di kota Langsa.

Akhirnya, Walikota Usman Abdullah,SE, mengeluarkan surat edaran No : 450 / 1505/2020 tentang anti rentenir, yang diterima Geuchik Gampong Simpangwie, Kecamatan Langsa Timur melalui pesan Group WhatsApp. Untuk disampaikan kepada warga setempat. Kamis, (25/6/2020).

Surat edaran yang ditanda tangani Walikota Usman Abdullah,SE tersebut ditujukan kepada Camat dan seluruh Geuchik di Kota Langsa.

Dalam surat edaran itu Walikota Langsa menghimbau beberapa hal untuk mengantisipasi kejadian tersebut sebagai berikut :

  1. Mewaspadai dan melakukan pengawasan terhadap orang luar/ dan juga warga setempat yang ada di wilayah saudara, segera melapor kepada aparat penegak hukum apabila ditemukan pelanggaran.
  2. Menghimbau kepada seluruh warga atau masyarakat dilingkungannya masing-masing untuk melaporkan kepada aparat gampong apabila ada tamu
    yang akan berdomisili atau menyewa rumah dilingkungannya.
  3. Mengamati situasi dan kondisi diluar kebiasaan masyarakat setempat sehingga sejak dini dapat diantisipasi pencegahannya.
  4. Setiap gampong mendata warganya yang mengambil kredit pada renteniratau Bank 47.
  5. Kepada seluruh camat dan geuchik di Kota Langsa agar lebih intensif lagi mengawasi pendatang dari luar, lebih-lebih yang beraktivitas di bidang
    mengatas namakan koperasi rentenir atau Bank 47 sehingga masyarakat
    Kota Langsa tidak terjerat hutang yang sangat meresahkan.
  6. Apabila ada warga yang membutuhkan dana agar berhubungan dengan
    Bank yang legal.
  7. Bagi masyarakat Kota Langsa yang sudah menjalin kerjasama dengan rentenir atau Bank 47 segera melapor keaparat gampong atau kecamatan
    setempat.
  8. Apabila ada oknum yang beraktivitas didaerahnya masing-masing terkait
    rentenir atau Bank 47 segera diamankan dan berkoordinasi dengan apparat
    penegak hukum.
  9. Agar Geuchik setempat menghimbau warganya supaya tidak berhubungan
    dengan rentenir atau Bank 47 karena lebih banyak kemuqdaratannya dari
    kemaslahatannya bagi warga.
  10. Geuchik setempat membuat himbauan baik itu melalui spanduk maupun media lainnya, dan ditempatkan pada tempat-tempat yang bisa dibaca warga.

Reporter : Rusdi Hanafiah