Jabar Sabet Emas Cabor Bola Kaki Putri di PON XXI Aceh – Sumut 2024

Carla Bio Pattinasarani cucu legendaris Pesepak Bola Indonesia Roni Pattinasarani mencoba meraih bola dari hadangan pemain Jabar pada final Bola Kaki Putri di Lap Minin soccer Disporasu, Deli serdang Sumatera Utara, Sabtu (14/9/2024) DKI Jakarta kalah telak 3-0. foto (mafa yuli)

MEDAN | Kontingen Jawa Barat menyabet medali Emas saat berjumpa DKI Jakarta di Final PON XXl Aceh-Sumut, pada Cabor Bola kaki Putri dengan skor telak 3-0 di Stadion Mini Disporasu Jalan Pancing, Deli Serdang Sumatera Utara Sabtu, (14/8/2024).

Jabar mencetak Gol pertama di menit 39 melalui Risdillah Siti Nurrohmah dan pada menit ke 50 Siti kembali mencetak gol kedua dan satu gol lainnya disumbangkan Helsya Maisyaroh melalui titik penalti pada menit 82.

Suporter dan Oficial pun bersuka cita atas hasil tiga gol yang disumbangkan pemain jabar. Kemenangan itu menjadi suatu hasil dari kegagalan Jabar meraih emas pada PON sebelumnya di Papua, setelah dikandaskan tuan rumah Papua.

Fauzi Bramantio pelatih Jabar mengatakan medali Emas menjadi target dari sejak awal mengikuti PON. Target emas sudah dipersiapkan selama setahun lebih untuk mendapatkan hasil yang terbaik.

“Ya Alhamdulillah. Semua memang kita persiapkan sangat bagus. Memang kita juga persiapan cukup lama, kita sudah cukup lama sampai hari ini. Mungkin kurang lebih ada 1 tahun 8 bulan kita persiapan sebenarnya. Jadi saya rasa proses yang sudah memang kita jalani ya Alhamdulillah terbayarkan dengan hasil yang didapatkan hari ini,” ujarnya.

Percaya diri yang cukup tinggi harus kita miliki agar bisa menang pada partai final untuk meraih emas.

“Apalagi saat kemarin di PON Papua walaupun saya sebagai asisten namun kita gagal. Hari ini saya tidak mau gagal yang kedua kalinya,” sebutnya
Ia juga menambahkan ketenangan pemain menjadi kunci kemenangan .

Sementara itu asisten pelatih DKI Jakarta Febriardie Bobihoe mengakui kehebatan Jabar.

“Selamat buat Jawa Barat, terima kasih untuk pemain kami yang berjuang mendapatkan emas tapi memang hasilnya tidak sesuai keinginan. Sebenarnya kami sudah mengantisipasi Jabar ya kita tahu tiga pemain depannya cepat-cepat, makanya kami manfaatkan counter attack tapi ada beberapa peluang yang tidak bisa kita konversi menjadi gol,” jelasnya.

Repoter : Iwan GB