General Manager PLN UIW Sumatera Utara, Pandapotan Manurung mengatakan dengan hadirnya Anjungan Listrik Mandiri, para pemilik kapal yang sedang bersandar di pelabuhan, tidak perlu lagi menghidupkan mesin untuk penerangan selama tidak berlayar.
“Di samping berdampak dari sisi efisiensi bahan bakar karena sudah menggunakan listrik dari darat ketika kapal bersandar, Anak Buah Kapal (ABK) akan merasa nyaman karena tidak ada suara bising ketika kapal bersandar karena menggunakan listrik dari PLN,” ungkap Pandapotan Manurung.
Pembangunan ALMA merupakan bentuk konkret pelaksanaan program Electrifying Marine PLN. Program ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan listrik pelanggan pada sektor pariwisata dan kelautan guna memenuhi kebutuhan layanan listrik temporer seperti penerangan kapal, coldstorage, serta kebutuhan listrik lainnya di lokasi dermaga, pelabuhan hingga Tempat Pelelangan Ikan (TPI).
Di tempat berbeda PLN UIW Sumatera Utara juga melakukan penyalaan ALMA yang dilakukan secara simbolis oleh Manajer UP3 Pematang Siantar Petrus Gading Aji di Pelabuhan Ajibata, Kabupaten Toba Samosir dan Pelabuhan Tigaras, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.







