JAKARTA l Semangat Raden Ajeng Kartini terus beresonansi dalam langkah perempuan Indonesia masa kini yang berani berkarya di sektor-sektor strategis, termasuk industri energi terbarukan.
Memperingati Hari Kartini 2026, PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP), di bawah naungan KS Orka Renewables Pte. Ltd, kembali menegaskan komitmennya dalam menciptakan lingkungan kerja yang inklusif, aman, dan memberdayakan bagi perempuan.
Hingga Maret 2026, keterwakilan perempuan di PT SMGP mencapai 18% dari total karyawan. Angka ini menunjukkan progres signifikan di industri panas bumi yang secara historis didominasi laki-laki. Secara global, data Women in Geothermal (WING) mencatat representasi perempuan di sektor ini berada di kisaran 20-22%, dan SMGP terus berupaya mengejar standar global tersebut.
“Kami meyakini bahwa transisi energi yang berkeadilan harus membuka ruang setara bagi perempuan. Di SMGP, kami tidak hanya memberikan peluang kerja, tetapi juga dukungan berkelanjutan agar tenaga kerja perempuan dapat berkembang hingga ke posisi strategis,” ujar Ali Sahid, Kepala Teknik Panas Bumi PT SMGP.
Komitmen SMGP diwujudkan melalui berbagai inisiatif nyata, mulai dari pelatihan teknis, pengembangan kepemimpinan, hingga penguatan peran perempuan dalam pengambilan keputusan. Salah satu representasi “Kartini Masa Kini” di lapangan adalah Nurhalimah, Senior CDCR SMGP. Selama hampir satu dekade berkarier di industri panas bumi, ia menjadi saksi sekaligus aktor dalam membangun hubungan harmonis antara perusahaan dan masyarakat.
“Selama hampir 10 tahun di SMGP, saya merasakan lingkungan kerja yang mendukung perempuan untuk terus bertumbuh. Peluang promosi dan pelatihan terbuka lebar secara setara. Hal ini memberikan ruang bagi kami untuk percaya diri memberikan kontribusi besar bagi perusahaan,” ungkap Nurhalimah.
Nurhalimah, yang mengaku terinspirasi oleh ketegasan Najwa Shihab, berpesan agar perempuan Indonesia tidak ragu menjajaki karier di industri berat.
“Perempuan memiliki kemampuan yang sama untuk bersinar di bidang geothermal. Kuncinya adalah terus mengasah keterampilan dan berani mengambil peluang,” tambahnya.
Selain di internal perusahaan, PT SMGP juga aktif memberdayakan perempuan di tingkat komunitas melalui program Community Development and Community Relations (CDCR). Fokus utamanya adalah penguatan UMKM lokal milik perempuan di wilayah operasional Mandailing Natal, Sumatera Utara, guna menciptakan dampak ekonomi yang berkelanjutan.
Sebagai bagian dari KS Orka Renewables dan Kaishan Group, PT SMGP terus berkomitmen mendukung target Net Zero Emission Indonesia 2060. Melalui transisi energi yang inklusif dan berlandaskan nilai kemanusiaan, kehadiran perempuan diyakini akan memperkaya perspektif inovasi demi masa depan energi yang lebih adil dan berkelanjutan.
Reporter: OD 29







