Selain itu, Edy juga menjelaskan upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut meningkatkan fasilitas olahraga dan pelatih untuk persiapan PON XXI. Salah satunya adalah dengan membangun training camp khusus yang diharapkan mampu mendorong kemampuan atlet.
“Itu juga kita upayakan, sarana dan prasarana latihan, salah satunya training camp di Siosar untuk melatih jantung dan paru-paru atlet kita. Selain itu, kita juga berupaya meningkatkan kualitas pelatih kita untuk mendorong kesuksesan atlet,” terangnya.
Berdasarkan keterangan ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumut John Ismadi Lubis saat ini Sumut memiliki sekitar 113 pelatih yang terdiri dari 54 orang mantan pelatih PON Papua dan 59 pelatih Pelatda jangka panjang. Sedangkan untuk atlet 186 eks PON Papua dan 311 atlet Pelatda jangka panjang.
“Kita akan perkuat penjaringan atlet kita kemudian kita seleksi sehingga kita benar-benar mendapat atlet yang berkualitas. Seperti yang dijelaskan Pak Gubernur, kompetisi di daerah itu sangat penting untuk menjaring talenta-talenta muda,” kata John Ismadi Lubis.
John juga mengatakan pihaknya telah membuat rencana program hingga PON 2024 dari penyaringan, peningkatan atlet, pelatih dan fasilitas penunjang. “Sudah kita susun dan ada yang sedang berjalan. Kita akan sesuaikan dan melihat perkembangan yang terjadi,” terangnya.cr-03







