“Masyarakat semua harus sadar untuk melaksanakan vaksin untuk terhindar dari ancaman Covid – 19 ini.
Memang dalam hal vaksinasi, khusunya di Aceh kita sedikit mengalami hambatan, secara nasional , masyarakat Aceh yang sudah divaksin baru mencapai 27 persen saja” terangnya.
Ia menambahkan bahwa salah satu hambatan dalam pelaksanaan vaksin di Aceh adalah banyaknya berita berita hoaks di tengah masyarakat yang disebarkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, sehingga masyarakat enggan untuk di vaksin.
Ia mengatakan bahwa Vaksinasi juga tidak serta merta menggantikan implementasi protokol kesehatan. Tetapi vaksinasi mampu mengurangi tingkat keparahan seseorang apabila terkonfirmasi positif Covid-19.
“Tentunya pelaksanaan vaksinasi harus didukung dengan meningkatkan upaya 3T (Testing, Tracing, Treatment) dan masyarakat berdisiplin menegakkan protokol kesehatan 5M,” imbuhnya.
Usman Abdullah mengajak kepada seluruh peserta didik di Pesantren ini untuk terus berkontribusi dalam penanganan pandemi Covid-19 khususnya, dan untuk memberikan kemaslahatan bagi masyarakat pada umumnya, sehingga usaha kita mengejar vaksinasi dapat tercapai dan kekebalan kelompok khususnya di Kota Langsa dapat segera terwujud.







