Kejari Lanjutkan Kasus Korupsi Dana Covid Dinas Ketapang dan Pertanian Samosir

Kantor Kejati Sumut, Jl AH Nasution Medan.

MEDAN | Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara limpahkan penanganan dugaan penyelewengan anggaran dana covid-19 Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Samosir, tahun anggaran 2020 ke Kejari Samosir.

Terhitung 17 November 2023 lalu hingga jelang pergantian jabatan Kajari Samosir, Andi Adikawira Putra dengan Karya G Hutagaol malah belum terungkap meski sejumlah saksi telah diperiksa, termasuk mantan Kadis Ketapang, Bendahara maupun kontraktor berinisial HS.

Alhasil, Andi Adikawira Putra justeru mendapat promosi jadi Kajari Rokan Hilir dan posisinya digantikan Karya G Hutagaol, sebelumnya Koordinator Kejati Nusa Tenggara Barat, Mataram.

Kasi Intelijen Kejari Samosir Richard NP Simaremare mengatakan pihaknya telah menerima pelimpahan dari Kejati Sumut, Nomor : R – 2002/L.2.3/Dek,1/11/23, terkait dugaan penyelewengan dana Covid-19 Dinas Ketapang dan Pertanian Kabupaten Samosir.

Richard NP Simaremare menyebut kendala proses tindak lanjut lantaran salah satu terduga merupakan calon legislatif DPRD Kabupaten Samosir dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Nomor urut 3.

“Sementara waktu kita tidak melakukan pemeriksaan karena ada salah satu caleg yang terlibat dalam pengadaan dan akan kita lanjutkan setelah selesai pemilu”kata Richard NP saat dikonfirmasi orbitdigitaldaily.com, pada 27 November 2023 lalu.

Meski pesta demokrasi sudah berlalu dan KPU telah menetapkan nama – nama anggota dewan terpilih periode 2024 – 2029, tetapi Kejari Samosir belum merampungkan penyelidikan perkara dugaan kecurangan dan penyelewengan bantuan dana covid-19 Dinas Ketapang dan Pertanian Samosir, tahun anggaran 2020.

Richard NP Simaremare mengatakan akan melakukan pemanggilan ulang, namun setelah mendapat petunjuk Kajari Samosir Karya G Hutagaol.

“Sudah kita panggil semua pihak, termasuk caleg kemarin. Kebetulan bendahara lama sudah pindah ke Pemkab Toba maka lumayan terhambat. Untuk selanjutnya akan kita minta petunjuk Kajari yang baru. Pemeriksaan terkendala karena salah satu pihak rekanan caleg DPRD Kab Samosir “kata Richard NP Simaremare lewat sambungan Whatsap menjawab konfirmasi orbitdigitaldaily.com, Senin(3/6/2024).

Sementara menurut sumber tak ingin menyebut nama mengatakan penggunaan dana covid-19 Dinas Ketapang dan Pertanian Samosir tahun anggaran 2020 senilai Rp 600.000.000, tidak tepat sasaran dan fiktif, malah terkesan bancakan korupsi dan ajang politik sesaat.
Menurut sumber, selain tidak tepat sasaran, pengadaan bantuan dana covid dianggap bertentangan Peraturan Bupati Samosir Nomor 24 Tahun 2018 tentang Pedoman Pengelolaan Anggaran Tidak Terduga.

Bagi Bibit Sayur

Adapun rincian pengadaan bantuan sumber anggaran tak terduga Dinas Ketapang dan Pertanian Kabupaten Samosir, TA 2020 yaitu,

  1. Belanja Bibit Sayuran Rp 258.000.000.
  2. Belanja Kompos Rp 99.900.000.
  3. Belanja Pupuk Urea dan NPK Rp 81.000.000.
  4. Belanja Polybag Rp108.000.000.
  5. Belanja Karung Goni Rp 18.000.000.
  6. Biaya Transportasi Rp 33.000.000.

“Sebagaimana Pasal 2 ayat 2 seharusnya bentuk pengadaan pangan yang sudah jadi, bukan bagi – bagi bibit sayur dan menurut informasinya Kejari sudah memanggil semua pihak tetapi makin senyap tindak lanjutnya, ada apa ?”kata sumber.

Diketahui, Rapidin Simbolon mengawali tahun baru 2020 merotasi 200 pejabat dilingkungan Pemkab Samosir, 6 Januari 2020 di Wisma AE Manihuruk Lumban Suhi – suhi, Kecamatan Pangururan.

Adapun 11 pejabat eselon dua yang dilantik Rapidin, yakni. Drs Amon Sormin MM, Kadis Pemberdayan Perempuan Anak dan Masyarakat Desa (PPAMD) sebelumnya menjabat Kadis Ketahanan Pangan dan Pertanian.

Drs Hotman Sagala dirotasi menjadi Staf Ahli Bupati bidang Pemerintahan dan Politik, sebelumnya jabat Sekwan DPRD Samosir. Drs Mangihut Sinaga, Asisten Tata Praja dan Kesejahteraan Rakyat menjadi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat.

Rawati Simbolon SPd MM, Kadis Ketahanan Pangan dan Pertanian, sebelumnya Kadis PPAMD. Lemen Manurung SPd, Asisten Administrasi Umum, sebelumnya Kadis Dukcapil.

Marsinta Sitanggang SH, Sekwan DPRD Samosir sebelumnya Asisten Administrasi Umum. Paris Manik MM, Kadis Sosial, dan sebelumnya Kepala Kantor Kesbangpol.

Hut Isasar Simbolon ST MM, Kadis PUPR sebelumnya Sektetaris PUPR. Dumosch Pandiangan SSos, Kadis Pariwisata, sebelumnya Camat Pangururan. Dapot Simbolon SE, Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu, sebelumnya menjabat Camat Simanindo.


Reporter, Toni Hutagalun