Medan  

Kisruh Dana Hibah, Gubsu Disebut tak Campuri Pencairan Rp1,5 M

Kadis Kominfo Sumut Ilyas Sitorus

MEDAN | Kisruh pencairan dana hibah berujung penundaan pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Angkatan 58 yang seyogianya berlangsung awal September 2023 disebut sebut makin tidak jelas.

Terkait itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumatera Utara (Sumut) Ilyas Sitorus membantah dan menegaskan proses pencairan dana hibah untuk Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) lantaran belum memenuhi syarat.

“Pencairan akan direalisasikan setelah administrasi selesai,” kata Ilyas kepada wartawan, Senin (28/8/2023).

Ilyas menjelaskan, proses administrasi yang dimaksud soal penyesuaian Peraturan Presiden Nomor 33 tahun 2020 tentang Standar Harga Satuan Regional. Pasalnya itu sebagai batas tertinggi dalam perencanaan dan pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja daerah.

Lantas, jika pencairan hibah tidak dilakukan, maka serapan anggaran belanja Dinas Kominfo Sumut akan berkurang.

“Tidak mungkin, tidak kami cairkan, kalau tidak serapan anggaran kami nanti kurang. Sementara serapan anggaran harus dipercepat. Ini hanya masalah administrasi yang belum selesai,” kata Ilyas.

Ilyas pun meminta semua pihak bersabar menunggu proses selesai. Ia pun tidak mau berlama-lama memproses penyerapan anggaran.

“Saya harap setiap pihak bersabar, begitu proses selesai langsung dicairkan dan kami pun tak mau berlama-lama,” sebut Ilyas.

Dalam Penyesuaian

Terkait masalah itu, Ilyas kembali menegaskan bahwa Gubernur Sumut Edy Rahmayadi tidak pernah mencampuri urusan hibah.

Sebab, sepenuhnya dana hibah tanggungjawab Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Menurutnya, administrasi hibah untuk PWI merupakan tanggungjawab Dinas Kominfo.

Sedangkan pertanggungjawaban penggunaan merupakan urusan si penerima. Jadi tidak benar harus melapor sama Gubernur sebagaimana disampaikan Ketua PWI Sumut.

“Saya selaku Kadis Kominfo tidak pernah mengatakan harus minta izin kepada Gubernur dalam hal pencairan hibah kepada PWI. Sepenuhnya tanggungjawab Kominfo Sumut,” ujar Ilyas.

Katanya, Pemprov Sumut lumayan perhatian sama PWI dan bisa dibuktikan pada Hari Pers Nasional (HPN) dengan kucuran dana segar Rp10 miliar.

Selain itu, sesuai surat yang dilayangkan pihaknya kepada PWI tanggal 7 Agustus 2023, Nomor : 900/13532/DKI/VIII/2023 bahwa hasil verifikasi terakhir agar disesuaikan

“Rp10 miliar saja dicairkan, apalagi cuma Rp1,5 miliar. Jika berkas telah sesuai, maka akan ditransfer ke rekeningnya PWI Sumut,” terang Ilyas

Sebelumnya, Ketua PWI Sumut, Farianda Putra Sinik menyebut pihaknya telah melengkapi dokumen administrasi dan tinggal menunggu tandatangan Kadis Kominfo Sumut.

Namun, hingga kini belum juga ditandatangani. Bahkan, timbul tudingan Diskominfo Sumut kurang profesional bekerja akibat minimnya komunikasi antara Ilyas dengan stafnya.

Reporter : Toni Hutagalung