Korban Keracunan dj Srgai Minta Pertanggungjawaban Pemilik Hajatan

SERGAI` Pasca keracunan yang terjadi pada Minggu 12 Mei 2024 terhadap warga Dusun XV dan XVI Desa Sei Bamban Kecamatan Sei Bamban Serdang Bedagai (Sergai), para korban yang saat ini masih menjalani perawatan di Balai Pengobatan Bidan Sukasih Sei Bamban tidak mau mengeluarkan biaya pengobatan dan meminta agar pemilik hajatan bertanggung jawab atas kejadian tersebut.

Hal ini disampaikan para korban saat Camat Sei Bamban Donny Salfaria Simarmata, S.STP, Msp dan Pejabat Kepala Desa Sei Bamban M. Imran Harahap, S,Sos menjenguk para korban di Balai Pengobatan Bidan Sukasih, Senin (13/5/2024)

Alasan para korban tidak mau mengeluarkan biaya pengobatan karena musibah ini terjadi bukan karena kesalahan mereka, sehingga mereka keberatan jika harus mengeluarkan biaya pengobatan, apalagi jika dalam satu rumah bukan hanya satu orang yang menjadi korban, tentu ini sangat membebani mereka .

“bayangkanlah pak, kayak kami satu rumah empat orang yang kena, berapa biaya yang harus kami keluarkan, sementara musibah ini bukan karena kesalahan kami”. kata Siti Nursiah salah satu korban keracunan yang hingga saat ini masih menjalani perawatan.

Selain musibah ini bukan kesalahan mereka, kerugian juga terjadi karena akibat kejadian ini mereka tidak bisa mencari nafkah.

“jadi berat lah kalau kami yang harus ngeluarin biaya, sementara suami ku pun nggak bisa kerja”. ucap Siti Nursiah kepada Camat Sei Bamban.

Menanggapi keluhan ini Camat Sei Bamban Donny Salfaria Simarmata berjanji akan mencari solusi dan memediasi masalah ini agar dapat diselesaikan dengan cara kekeluargaan sambil menunggu proses hukum yang masih berjalan

“jadi ini akan kita upayakan terkait masalah biaya karena kita tanya juga sebagian korban tidak punya BPJS dan ketepatan di tempat pengobatan ini tidak menerima BPJS, jadi ini masih kita usahakan memediasi dengan yang punya hajatan mudah mudahan ada itikad baik dari yang punya hajatan sehingga ini bisa diselesaikan dengan cara kekeluargaan”. kata Donny

Hingga Senin malam, para korban keracunan masih menjalani perawatan di Balai Pengobatan Bidan Desa Sukasih Sei Bamban.Od-05

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *