MEDAN | Usai melakukan pemeriksaan yang dimulai pada pukul 12: 30 di kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Sumut Jalan Sakti Lubis. Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) keluar dari kantor PUPR sekira pukul 18:40 WIB petang. Selasa (1/7/2025)
Saat awak media mengambil gambar dari pintu depan pihak KPK menghindar. Penyidik yang jumlahnya berkisar 5 orang itu keluar melalui pintu belakang untuk menghindari visual wartawan.
Tiga unit mobil mini bus berjenis Innova berwarna hitam yang awalnya terparkir di depan. Di alihkan ke parkiran belakang.
Pihak keamanan langsung menutup pagar, berselang berapa menit 3 unit mobil berwarna hitam keluar melalui pintu belakang kantor.
Mobil yang diduga membawa berkas tersebut melaju menuju Kantor Dinas sementara yang terletak di Jalan Busi Kecamatan Medan Kota berjarak sekitar 1 KM dari kantor dinas PUPR Jalan Sakti Lubis. Pihak keamanan langsung menutup pagar rumah dinas tersebut.
Diketahui penyidik KPK sedang melakukan menggeledah kediaman tersebut. Dari pantauan orbitdigitaldaily.com para wartawan terlihat masih menunggu di depan Kantor dinas sementara tersebut.
Saat pihak KPK memasuki rumah yang terlihat kosong. Masyarakat terlihat berkumpul ingin mengetahui apa yang terjadi.
Dari keterangan warga sekitar Titus Ginting mengatakan rumah tersebut baru sebulan di tempati Dinas PU
“Iya Rumah tersebut sudah sebulan ini ditempati PU, yang pernah saya lihat rumah tersebut tempat kumpul para Bos Dinas PU,” ucapnya.
Kantor dinas yang merupakan rumah sewa tersebut digeledah terkait OTT kepala dinas PUPR Provsu Topan Obaja Ginting.
Hingga pukul 19:43 malam penyidik KPK masih berada di dalam rumah. Terlihat pihak keamanan masih berjaga di depan pintu pagar. (OM/011)







