ACEH TAMIANG | Banjir yang melanda Aceh tidak hanya menghancurkan rumah namun fasilitas umum seperti Sekolah. Dampak nya membuat siswa dan guru tidak bisa melakukan aktivitas belajar mengajar.
Terkait hal ini Menteri Pendidikan dasar dan menengah ( Mendikdasmen) Abdul Mu’ti hadir di posko penanganan bencana di pemdopo kantor Bupati Aceh Tamiang pada Selasa (9/12/2025).
Ia memberikan semangat kepada anak anak yang terdampak banjir dan hampir sepekan lebih tidak bersekolah akibat Sekolah maupun rumah mereka rusak.
Dalam kesempatannya ia menegaskan pemulihan layanan pendidikan di wilayah terdampak bencana banjir dan longsor menjadi prioritas agar proses belajar dapat kembali berjalan dengan aman dan layak.
Ia juga mengatakan untuk sekolah yang rusak akan di beritahu ke masing masing dinas.
“Tentunya masih kami data. Mudah mudahan nantinya bisa di mulai kalau semuanya sudah sesuai, setelah kita sampaikan untuk di bulan februari kita bisa bangun kembali,” tuturnya.
Sedangkan untuk sekolah yang sudah tidak bisa digunakan kembali dan juga tidak aman akan kita relokasi. Relokasi ke lahan yang baru atau nantinya akan bekerjasama dengan pemerintah daerah dan Mendikdasmen nantinya akan membantu.
Sementara para siswa yang sebentar lagi akan melaksanakan ujian semester Mendikdasmen tidak di haruskan akibat kondisi darurat
Tadi sudah saya sampaikan kepada kepala sekolah disini karena memang situasinya tidak memungkinkan untuk belajar kita test saja.tapi nanti guru guru punya data, dari nilai – nilai harian dikumpulkan selama satu semester itu akan dimasukkan ke raport.
“Jadi kalau tidak memungkinkan penyelenggaraan test akhir, tidak usah dipaksakan karena situasinya darurat yang penting anak anak tetap semangat dan memiliki motivasi yang tinggi untuk belajar. Semuanya kita lakukan kebijaksanaan sesuai dengan kondisinya masing-masing,” pungkasnya. (OM/011)







