Pembangunan Taman di Kantor Bupati Langkat Bagai Proyek Multiyears, Tuai Sorotan

LANGKAT | Proyek lanjutan pembangunan taman di sisi halaman Kantor Bupati Langkat bagaikan proyek multiyears, menuai sorotan publik. Masyarakat pertanyakan anggaran hingga dua tahun anggaran.

Ketua Gerakan Anti Korupsi dan Penyelamatan Aset Negara (Gakorpan), H. Simbolon, menyayangkan langkah Pemerintah Kabupaten Langkat yang tetap menganggarkan proyek penataan taman meski dalam kondisi efisiensi anggaran.

“Efisiensi anggaran ternyata tidak membuat surut Pemkab Langkat menganggarkan proyek-proyek yang dinilai kurang bermanfaat. Penataan taman di sekitar Kantor Bupati terkesan jadi ajang korupsi,” ujarnya di Stabat, Selasa (12/8/2025).

Simbolon mempertanyakan alasan dibongkarnya taman yang selama ini menurutnya masih dalam kondisi baik. Ia menduga adanya penganggaran yang tidak transparan.

“Kondisi taman sebelumnya masih layak. Tapi kenapa dibongkar ulang dan dibangun kembali? Ini mengindikasikan adanya ploting anggaran untuk kepentingan tertentu. Kenapa pula pelaksanaannya sampai menggunakan dua tahun anggaran?” tegasnya.

Sorotan serupa juga disampaikan tokoh masyarakat Langkat, Arnies. Ia menilai proyek tersebut bukanlah prioritas di tengah situasi daerah yang sedang melakukan efisiensi keuangan.

“Masih banyak yang lebih prioritas, termasuk bantuan untuk masyarakat miskin. Proyek seperti ini hanya menghambur-hamburkan anggaran,” ucap Arnies.

Dari data yang dihimpun, proyek rehabilitasi taman sisi Kantor Bupati Langkat Tahun Anggaran 2024 dikerjakan oleh CV. PAP dengan pagu anggaran sebesar Rp199.500.000. Kemudian, proyek lanjutan pada Tahun Anggaran 2025 dikerjakan oleh CV. BAG dengan pagu anggaran Rp199.000.000.

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Bagian Umum Kantor Bupati Langkat, Mahardika, belum memberikan respon saat dihubungi wartawan untuk dimintai keterangan terkait proyek tersebut.

(OD-20)