Oleh karna itu, ini lah kami melakukan protes, aktivitas itu sudah sangat meresahkan warga, sebab debu yang di timbulkan sangat mengancam kesehatan, terangnya.
Dari pantauan wartawan, sejumlah warga yang protes meminta pihak pengelola untuk mengatasi debu timbul dari proses pemecahan batu maupun saat lalu lintas truk mengangkut batu.
Camat Datuk Tanah Datar melalui Sekretaris Wali Wala Azhari Sagala dan Plt Kepala Desa Petatal Helda mengundang kedua belah pihak untuk melakukan mediasi di kantor desa.
Dalam pertemuan itu pihak perusaahan menanda tangani surat perjanjian yang berisi tuntutan warga. Bila perjanjian tersebut tidak diindahkan warga akan kembali melakukan prites dengan masa yang lebih besar.
Reporter : Ramadan







