Realisasi Pendapatan Pemprov Sumut Tahun 2019 Defisit Rp 360 M

oleh -271 views

MEDAN – Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Musa Rajekshah dalam rapat paripurna menyampaikan nota pengantar atas rancangan peraturan daerah tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Provinsi Sumut 2019 mengatakan target pendapatan daerah Tahun Anggaran(TA) 2019 Rp14,034 triliun.

Namun, realisasinya hanya mencapai Rp13,079 triliun atau 93,2%. Sedangkan realisasi belanja daerah sebesar Rp10,170 triliun atau 89,37% dari target Rp11,381 triliun.

” Pendapatan daerah pada APBD tahun 2019 berasal dari tiga sumber, yaitu Pendapatan Asli Daerah, Pendapatan Transfer dari Pemerintah Pusat dan lain-lain pendapatan daerah yang Sah,” kata Musa Rajekshah di ruang rapat paripurna DPRD Sumut, Selasa (30/6/2020).

Wagub menjelaskan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2019 sebesar Rp6,284 triliun namun terealisasi Rp5,761 triliun atau 91,68%. Jika dibandingkan realisasi PAD tahun 2018 lalu, mengalami kenaikan sebesar 2,17%.

Pendapatan transfer dari pemerintah pusat ditargetkan senilai Rp7,736 triliun tetapi realisasinya Rp7,300 triliun atau 94,36% dari target. Namun, jika dibandingkan dengan realisasi pendapatan transfer tahun 2018 mengalami kenaikan sebesar 3,48%.

Selain itu, pendapatan daerah yang sah terealisasi Rp17,680 triliun atau 125% dari target sebesar Rp 14,068 triliun. Sementara realisasi belanja daerah sebesar Rp10,170 triliun atau 89,37% dari target Rp11,381 triliun.

“Jika realisasi pendapatan dikurangi realisasi jumlah belanja dan transfer selama tahun 2019, maka defisit sebesar Rp360.725.070.277. Sedangkan pembiayaan netto Rp697.322.808.436 sehingga SILPA positif tahun 2019 sebesar Rp336.597.738.158,” ujar Musa Rajekshah.

Selanjutnya, Musa Rajekshah menyampaikan, realisasi belanja dialokasikan untuk keperluan belanja operasional, belanja modal dan belanja tidak terduga.

Belanja operasional meliputi belanja pegawai, belanja barang dan jasa, belanja hibah, belanja bantuan sosial dan belanja bantuan keuangan.

Sedangkan belanja modal terdiri dari belanja modal tanah, belanja modal peralatan dan mesin, belanja modal gedung dan bangunan, belanja modal jalan irigasi dan bangunan serta belanja modal aset.

Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting menanggapi hal tersebut mengatakan akan melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten/Kota se-Sumut pada 6 – 11 Juli 2020.

“Untuk memperkaya materi pembahasan terhadap Ranperda, pimpinan dan anggota DPRD Sumut akan melakukan kunjungan kerja, dan hasil kunjungan kerja tersebut menjadi bahan masukan bagi fraksi-fraksi dalam menyampaikan pandangan,” kata Baskami.

Reporter : Toni Hutagalung