Sempat Hilang Terbawa Arus, Nelayan di Bakongan Ditemukan Selamat

oleh -119 views
Tampak para nelayan ditemukan dalam kondisi selamat oleh TNI/POLRI yang sejak kemarin mulai melakukan pencarian dan kapal motor nelayan tampak sedang menarik perahu motor para nelayan yang dinyatakan hilang kembali berhasilditemukan. (foto/ Yunardi MIS)

ACEH SELATAN | Suhaimi (55) nelayan asal gampong Darul Ikhsan yang hilang terbawa arus saat melaut pada Kamis (11/9/2020) akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat pada Jum’at (11/9/2020).

Usai dinyatakan hilang, sejumlah nelayan yang dikomandoi panglima Laot Bakongan dibantu TNI-POLRI langsung melakukan pencarian, namun karena faktor cuaca dan kondisi malam hari pencarian dihentikan sementara.

Pagi Jum’at (11/9/2020), pencarian dilanjutkan kembali dengan menggunakan perahu nelayan, tepatnya pukul 6:30 wib korban ditemukan sekitar 3 mil dari pelabuhan Bakongan.

Ketua Satgas SAR Aceh Selatan, May Fendry saat dikonfirmasi yang dihubungi lewat Hp mengatakan korban ditemukan dalam kondisi selamat dan langsung dibawa ke daratan.

“Iya tadi pukul 6:30 korban ditemukan oleh nelayan, korban beserta perahunya sudah ditarik ke darat,” jelasnya.

Menurutnya korban hilang dan terbawa arus laut karena kerusakan mesin perahu usai diterjang cuaca buruk, saat melaut korban tidak mambawa alat komunikasi.

“Mesin perahunya rusak usai dihantam cuaca buruk pada Kamis kemarin, korban terbawa arus hingga 3 mil dan tidak membawa alat komunikasi, sehingga keluarga tidak dapat menghubunginya, pencarian telah dilakukan sejak korban hilang, namun karena faktor cuaca dan malam hari pencarian dihentikan, baru tadi pagi korban ditemukan dalam kondisi selamat,” ucapnya.

Ia melanjutkan saat ditemukan kondisi perahu korban gagal mesin dan melabuhkan jangkar di karang sambil berusaha memperbaiki mesin perahu.

“Saat ini korban sudah tiba di rumahnya, kondisi fisik secara umum sehat, namun korban masih lemas,” pungkasnya.

May fendry selaku ketua Satgas SAR Aceh Selatan kepada orbitdigitaldaily.com secara terpisah mengatakan juga mengimbau kepada para nelayan karena kondisi lagi musim barat hendakny setiap mau turun melaut harus melihat sikon cuaca, karena badai hujan dan gelombang besar sedang melanda perairan lautan Samudra Aceh Selatan.

Reporter : Yunardi MIS