ACEH SELATAN | Menyangkut pemberitaan yang dilansir di Media Online Orbitdigital dengan judul
Kurang perhatian jalan tani Gampong Sawang 1 Kecamatan Sawang Kabupaten Aceh Selatan Amblas Kesungai.
Berkaitan dengan itu pihak Dinas Pertanian Aceh Selatan menyebut bahwa semua jalan tani yang terimbas dari bencana alam banjir, sudah dimasukkan ke dalam program R3P melalui aplikasi Jitupasna yang ditujukan ke Kementrian Pertanian RI.
“Bukannya kurang perhatian sehingga jalan usaha tani di Gampong Sawang 1 Kecamatan Sawang Kabupaten Aceh Selatan amblas, kita tetap terus berusaha agar jalan tani dapat perhatian oleh pusat,” ungkap Kadis Petanian H. Nyaklah kepada Orbitdigital Selasa (7/3/2026).
Seperti ungkapan Syahrul Rizal selaku petani yang menggunakan akses jalan tani tersebut saban hari dilaluinya mengatakan bahwa tanah mulai amblas dan longsor dibantaran sungai Gampong Sawang I kembali terjadi.
Menurutnya kejadian ini merupakan yang kedua kalinya setelah sebelumnya pada Februari amblas dan longsor di pinggiran sungai Gampong Sawang I yang juga telah terjadinya kerusakan jalan tani.
Syahrul Rizal selaku petani yang menggunakan akses jalan tani tersebut juga menerangkan bahwa dengan terjadi nya amblas jalan tersebut akses menuju ke lahan pertanian putus total hal ini perlu perhatian dari pemerintah daerah.
Yuliana selaku warga masyarakat Gampong Sawang I juga menjelaskan bahwa rumahnya juga ikut menjadi sasaran bila hal dibiarkan karena bantaran sungai mulai tterjadinya pengikisan sehingga dari beberapa rumah yang terdampak adalah rumah saya sendiri sebut Yuliana.
Efek dari pada terjadinya longsor dan amblasnya jalan tani tersebut rumah kami pun ikut terkenak dampak dari longsor dari amblasnya pinggiran sungai ini,ulasnya.
Maka dari itu kami berharap agar pemerintah daerah dapat segera menindaklanjuti longsor dan amblas yang terjadi di pinggiran sungai Gampong Sawang I agar tidak ada terjadi nya korban jiwa karena masyarakat yang rumahnya dipinggiran tersebut sangat waspada untuk menempati rumahnya dipinggiran sungai yang sudah sangat parah tersebut.
Kadis pertanian H. Nyaklah juga mengatakan program jalan tani yang kita masukkan lewat aplikasi lansung kita masukkan dalam pogram R3P melalui Aplikasi Jitupasna pungkasnya.







