Tak Berduit Mau Beli Susu Anak, Pencuri Kotak Infaq Babak Belur Dihajar Massa

Tersangka RS dan sepeda motornya yang gosong dibakar massa di amankan di Polsek Indrapura. ORBIT/M Saini

Batubara-ORBIT: Banyak alasan kalau sudah ketangkap, sama halnya yang dilakukan tersangka RS (28) warga Dusun I Desa Pare – Pare, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batubara ini. Ia mengaku nekat mencuri kotak infaq karena tak punya uang untuk membeli susu anaknya.

RS yang  sudah berulang kali melakukan pencurian kotak infak di masjid-masjid yang ada di wilayah hukum Polsek Indrapura ini tidak pernah jera.

Tepatnya pada Selasa, (18/6) dini hari RS kembali melakukan aksinya, namun perbuatannya diketahui warga. Setelah tertangkap tangan mencuri kotak infak di Musala Al- Iklas Desa Pematang Panjang Kecamatan Airputih tersangka RS terpaksa dihakimi massa. RS mengalami lebam-lebam di sekujur tubuh akibat pukulan dan tendangan massa. 

Hukuman yang diberikan massa tidak hanya sekadar pukulan, akan tetapi sepeda motor Honda Win yang digunakan tersangka juga hangus dibakar massa. Kini pria beranak dua ini hanya pasrah bersama barang bukti diamankan di Mapolsek Indrapura Polres Batubara.

Menurut keterangan yang diperoleh wartawan di lapangan Selasa (18/6), Selasa dinihari itu, beberapa pemuda yang tinggal di seputar Musala  Al-Ikhlas melihat ada seorang pria yang keluar dari dalam tempat ibadah tersebut.

Merasa curiga para pemuda itu mengejar tersangka dan  setelah berhasil ditangkap RS mengaku melakukan pencurian kotak infaq karena tidak punya uang untuk membeli susu anaknya.

Amarah para pemuda setempat bangkit mendengar pengakuan tersangka. Tanpa dikomando massa  langsung mempermak tersangka hingga babak bunyak.

Mendengar ada keributan, warga sekitar TKP terbangun dan menyelamatkan nyawa tersangka dengan menghubungi Polsek Indrapura yang langsung turun ke TKP.

Kapolsek Indrapura AKP D. Habeahan kepada wartawan lewat Kanitreskrim Iptu R. Simatupang membenarkan peristiwa penangkapan tersangka spesialis pencuri kotak infak di beberapa masjid di wilayah hukum Polsek Indrapura.

“Sudah ada tiga berkas laporan  dari BKM Mesjid. Kita akan lidik dimana saja tersangka melakukan aksinya,” terang Simatupang sembari mengungkapkan hasil lidik pihaknya, tersangka masuk ke dalam Musala Al-Ikhlas Desa Pematang Panjang lewat jendela dengan mencongkel terlebih dahulu  menggunakan obeng. M-Saini