Tuan Guru Batak dan Rektor UINSU Ucapkan Selamat Kepada Syekh Irfansyah

oleh -61 views
Tuan Guru Batak Syekh Dr Ahmad Sabban elRahmani Rajagukguk MA (kiri) bersama Khalifah Irfansyah beberapa waktu lalu. (Internet)

SIMALUNGUN- Khalifah Irfansyah secara musyawarah dan mufakat zuriyat sah dan terpilih menggantikan Syekh H Hasyim Al Sarwani, yang wafat Sabtu (16/11).

Almarhum Syekh Hasyim Al Sarwani dan Khalifah Irfansyah, kakak-beradik, anak dari Syekh Mu’im Al Wahab Rokan.

Terpilihnya Khalifah Irfansyah mendapat sambutan dari sejumlah tokoh, Ulama, Mursyid dan pejabat.

Mereka bersyukur dan mengucapkan tahniah atas terpiilihnya Tuan Guru Besilam yang ke 11 ini.

Salahsatu tokoh sufi (spiritual) Sumut Tuan Guru Batak (TGB) Syekh Dr Ahmad Sabban elRahmani Rajagukguk MA.

Kepada orbitdigitaldaily.com, selaku pengasuh Rumah Sufi dan Peradaban, serta Mursyid Serambi Babussalam Simalungun, Dr Ahmad Sabban mengucapkan Tahniah, Mabruk dan selamat.

“Dengan demikian, mulai sekarang kita panggil beliau Syekh Irfansyah bukan lagi khalifah,” tutur Tuan Guru Batak, Senin (2/12/2019).

“Ini sungguh petunjuk Allah, malam ketujuh tahlilan Allahuyarham Syekh Haji Hasyim saya hadir dan ketemu di madrasah besar Babussalam. Kami sempat ngobrol, dan saya sudah sampaikan isyarat tentang petunjuk ke-Mursyidan beliau. Saya merinding tuan, sepertinya tanda-tanda itu ada sama tuan,” ungkap Tuan Guru Batak.

“Ya begitu-lah petunjuk yang datang ke saya dan boleh tanya ke Syekh Irfansyah atas isyarat itu.” Lanjut TGB.

Di-singgung terkait harapan kedepan. TGB, selalu mendaoakan agar Besilam (Babussalam) tetap menjadi pusat spiritual, pusat peradaban sufi dan pusat kearifan untuk mendekatkan diri kepada Allah dan juga membangun keshalehan anak bangsa.

Lebih lanjut TGB dalam berita sebelumnya, menjelaskan bahwa Tuan Guru Besilam punya hubungan dekat dengannya yakni secara ruhaniah dan secara kekeluargaan.

“Ayah saya berguru ke Syekh Faqih Tamba bin Syekh Abdul Wahab Rokan al-Khalidy Naqsyabandi sekitar tahun 1968. Kemudian dilantik jadi Mursyid oleh Syekh Haji Abdul Mu’in bin Syekh Abdul Wahab Rokan al-Khalidy Naqsyabandi. Syekh Haji Abul Mun’in ini ayah kandung dari Syekh Haji Hasyim al-Syarwani, Tuan Guru Basilam ke 10 yang wafat saat ini,” ungkap TGB.

Dekat Dengan Tuan Guru Basilam

Ia menerangkan, dari istrinya ada hubungan yang sangat erat dari segi darah dan nasab dengan Tuan Guru Besilam.

“Isteri saya bernama Asmahani Mukhtar Ghaffar, punya ibu bernama Hajjah Hafsyah Hawar. Ayahnya bernama Haji Abdul Wahab Nasri, ayahnya bernama Syekh Nasharuddin, ayahnya bernama Syekh Abdul Wahab Rokan al Khalidy Naqsyabandi, terangnya.

TGB, sangat optimis dan haqqul yakin serta mengajak kita semua turut mendoakan bahwa kedepan dimasa kepemimpinan dan ke-Mursyidan Syekh Irfansyah ini Besilam akan semakin bersinar.

Besilam itu bukan hanya milik zuriyat tapi rumah besar pengamal thoriqoh Naqsyabandiah.

“Kita semua mencintai Besilam. Dan kita tulus, bukan untuk nompang tenar dan terkenal tapi sebagai adab dan mahabbah,” sebutnya.

Saya mengenal Syekh Irfan atau Tuan Akhun ini, ditambah lagi informasi dari Haji Muhammad Syukri MG, bahwa beliau ini memiliki keilmuan dan kecerdasan bathin untuk menjadi Mursyid Besilam.

Memang menjadi Mursyid ini sangat berat, apalagi di zaman serba edan dan fitnah saat ini katanya.

“Tapi saya yakin, Syekh Irfan adalah sosok Mursyid yang sudah ditunjuki Allah,” tegasnya.

Di-saat bersamaan Rektor UIN SU, TGS Prof Dr Saidurrahman MAg juga turut mengucapkan tahniah dan selamat.

“Semoga Allah memberikan kekuatan lahir bathin kepada Khalifah Irfansyah yang didapuk menjadi Syekh Besilam ke 11 ini, untuk membawa kemajuan yang lebih gemilang di masa yang datang,” tutur Rektor UIN SU. (Rel)