Aceh  

YARA Sebut Ada Keanehan Terkait Kaburnya Napi Lapas Blangpidie

Ketua YARA Abdya, Suhaimi di Blangpidie (Foto/Nazly)

“Aneh sekali, tidak masuk akal sembilan narapidana bisa kabur lewat lobang jendela berukuran sekitar 40 x 15 Cm (centimeter). Jangankan orang dewasa, anak-anak saja payah melewati dua teralis besi yang dipatahkan itu,”ungkapnya

“Kalaupun lewat dari lobang kecil itu, tentu proses kaburnya pasti lama karena mereka (napi) harus memotong (merusak) lagi dua teralis besi jendela itu. Jadi, sangat mustahil, apalagi kejadiannya siang hari,”tambah Suhaimi lagi.

Ketua YARA Abdya menduga sembilan narapidana tersebut kabur melalui pintu utama depan lapas Blangpidie karena saat peristiwa terjadi pintu steril dan pintu penyekat yang dijaga petugas sipil juga tidak terkunci.

“Anehnya lagi, setelah membuka pintu, napi hanya menikam satu orang petugas. Kenapa tidak kedua-duanya. Ini janggal, pihak Kemenkum HAM perlu buka CCTV dan meminta Kepolisian mengusutnya,” papar Suhaimi

Bukan itu saja, kata Suhaimi, saat dirinya ingin melihat lebih dekat jendela dibobol sembilan narapidana itu, pihak Lapas Blangpidie keberatan dengan alasan sudah diberi tanggapan oleh Kakanwil, Kemenkum HAM Aceh.

“Harusnya semua pihak boleh melihatnya, sehingga menjadi bahan evaluasi ke depan. Jadi, untuk menghindari timbulnya fitnah, maka buka saja rekaman CCTV supaya persoalan ini terang-benderang,”pinta ketua YARA Abdya melalui rilisnya yang terkirim diwarship awak media ini.

Reporter : Nazly