Hal yang Dilarang Saat Mandi Wajib

JAKARTA| Mandi merupakan kegiatan mengguyurkan anggota badan zihar menggunakan air bersih dengan maksud dan tujuan untuk membersihkan diri dari kotoran, debu yang menempel agar badan menjadi lebih segar dan sehat.


Dalam Islam ada yang Namanya mandi Wajib atau mandi junub. Ada beberapa hal yang mengharuskan kita untuk mandi wajib yakni setelah bersetubuh, keluar air mani, keluar darah haid, mengalami nifas setelah melahirkan, mengalami mimpi basah, menjadi mualaf, dan menjadi jenazah.


Seperti dikutip ayovaksindinkeskdi.id bahwa secara umum, mandi wajib memiliki definisi yang tak jauh berbeda dengan mandi pada umumnya. Hanya saja terdapat beberapa unsur yang membedakan antara mandi wajib dengan mandi biasa. Perbedaan yang dapat dilihat secara jelas dan nyata ialah jika mandi wajib memiliki niat dan tujuan khusus sedangkan mandi biasa tidak demikian.

Untuk melaksanakan mandi wajib, kalian harus mengetahui apa saja syarat dan rukun yang harus dikerjakan, termasuk niat mandi wajib itu sendiri.


Tujuan mandi wajib ialah untuk mensucikan, menghilangkan diri dari hadats besar agar kita bisa melakukan ibadah baik shalat, puasa, haji secara sah. Sebab, syarat utama melakukan ibadah ialah suci dari hadats dan najis.


Hal yang Dilarang saat Mandi Wajib
Jika terdapat anjuran tatacara yang harus dilakukan ketika mandi wajib, maka terdapat pula beberapa larangan yang sebaiknya tidak dilakukan ketika mandi wajib. Hal-hal dilarang tersebut antara lain:

  1. Membuang air secara berlebihan
    Rasulullah telah melarang umatnya untuk mubazir baik itu makanan, minuman, hingga penggunaan air. Dalam berwudhu pun kita harus menggunakan air secukupnya dan tak boleh berlebihan. Hal ini juga disamakan ketika mandi wajib. Meskipun mandi wajib sangat membutuhkan air, namun kita tetap dianjurkan menggunakan seperlunya.
  2. Menyepelekan Mandi Wajib dengan Menggunakan Air tidak bersih
    Air merupakan faktor utama dan paling penting yang dibutuhkan dalam mandi wajib. Perlu diketahui, tidak sembarang air bisa digunakan untuk mandi wajib hanya air bersih yang suci lagi menyucikan yang bisa digunakan mandi wajib. Jika air bersih sulit ditemuan, maka mandi wajib bisa diganti dengan tayamum.
  3. Menutup Kepala Ketika Mandi Wajib
    Ketika mandi wajib, seluruh anggota tubuh zihar diharuskan terkena air. Bagi sebagian orang ketika akan mandi wajib masih menggunakan sesuatu pada kepalanya karena khawatir apabila rambutnya basah terkena air. Padahal, penutup kepala tersebut menjadi faktor penghalangnya air memasuki kepala. Tentunya hal ini menjadi kesalahan besar. Sebab, jika mandi wajib namun salah satu anggota tidak terkena air maka mandi wajibnya tidak sah.
    Mandi wajib memang penting, namun melaksanakan segala tatacara dan aturan yang menjadi faktor utama sahnya bersuci lebih penting untuk diperhatikan dan dilakukan. Itulah ulasan singkat tentang Hal yang Dilarang Saat Mandi Wajib. rel