LANGSA | Pemerintah Kota Langsa mengelar rapat Koordinasi Rembuk Stunting dan Sosialisasi Bapak/Bunda Anak Asuh Stunting di Aula Sekda Pemko Langsa, Rabu 21 Juni 2023.
Dalam arahannya, PJ. Walikota Langsa Ir Said Mahdum Majid menyampaikan, peningkatan kualitas manusia Indonesia merupakan salah satu misi sebagaimana tertera pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 dengan salah satu indikator dan target adalah Prevalensi Stunting (pendek dan sangat pendek) pada balita yaitu 14 persen pada tahun 2024.
“Indikator Prevalensi Stunting juga merupakan indikator tujuan pembangunan berkesinambungan, khususnya pada tujuan kedua yaitu menghilangkan kelaparan, mencapai ketahanan pangan dan gizi yang baik serta meningkatkan pertanian berkelanjutan serta Prevalensi Stunting pada anak di bawah lima tahun,” papar Said.
Dalam perkembangannya, berbagai upaya dalam rangka menurunkan Prevalensi Stunting menemui beragam dinamika dan problematika. Berangkat dari pemahaman ini maka diperlukan treatments dan intervensi aksi yang lebih detail, spesifik serta intens.
Peraturan presiden nomor 72 tahun 2021 Tentang Percepatan Penurunan Stunting telah ditetapkan 5 (lima) strategi nasional dalam percepatan penurunan stunting. Kelima strategi dimaksud adalah peningkatan komitmen dan visi kepemimpinan di Kementerian/Lembaga, Pemerintah daerah Provinsi, Pemerintah daerah Kabupaten/Kota, dan Pemerintah Desa.
Selanjutnya peningkatan komunikasi perubahan perilaku dan pemberdayaan masyarakat. Peningkatan konvergensi intervensi spesifik dan intervensi sensitif di Kementerian/Lembaga, Pemerintah daerah Provinsi, Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota, dan Pemerintah Desa.
Reporter : Rusdi







